bank bjb
  
Yamaha

Nasib 50 Juta Dosis Kiriman Vaksin Pfizer dari AS Tidak Jelas

  Rabu, 14 April 2021   Icheiko Ramadhanty
Nasib 50 Juta Dosis Kiriman Vaksin Pfizer dari AS Tidak Jelas
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

AYOCIREBON-- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini Indonesia telah mengamankan 275 juta vaksin Covid-19 yang terdiri dari Sinovac, Novavax, Astrazenecca, dan Pfizer. Untuk vaksin Pfizer, Indonesia telah memesan sebanyak 50 juta dosis vaksin asal perusahaan farmasi terbesar di AS itu. 

Vaksin Pfizer dinilai sebagai vaksin Covid-19 dengan angka efektivitas yang tinggi. Berdasarkan studi terakhir dari Centers of Disease Control (CDC) mengatakan bahwa efektifitas vaksin Pfizer hingga 80%. Angka ini lebih tinggi dibanding vaksin Sinovac yang saat ini lebih banyak digunakan di Indonesia.
 
Lantas kapan vaksin Pfizer datang ke Indonesia? Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia mengatakan bahwa Pfizer direncanakan datang ke Indonesia pada bulan Juli. Namun, hal tersebut belum dipastikan terjadi.
 
"Dari Pfizer-nya kita juga tidak jelas," kata Siti Nadia saat dikonfirmasi Ayojakarta, Rabu 14 April 2021.
 
Ketika ditanya terkait banyaknya negara yang telah mendapatkan Pfizer lebih dulu, Siti Nadia membeberkan alasannya. Alasan yang membuat Singapura dan Malaysia lebih dulu mendapatkan vaksin Pfizer dibanding Indonesia.
 
"Karena jumlah yang dibeli (Malaysia dan Singapura) banyak," papar Siti Nadia.
 
Lebih lanjut, Ayojakarta berusaha menanyakan detail terkait proses pendistribusian Pfizer. Namun Siti tidak membeberkan banyak hal terkait pertanyaan tersebut.
 
Pfizer merupakan vaksin Covid-19 yang menggunakan teknologi rekayasa genetika. Hal ini bertujuan untuk melihat genom RNA virus itu sendiri.
 
Vaksin hasil kolaborasi AS-Jerman ini telah teruji untuk usia 16-85 tahun. Sebanyak 43.500 orang di enam negara telah melakukan uji klinis terhadap suntikkan Pfizer. Hasil uji klinis mengklaim bahwa tidak ada masalah serius pada fase akhir uji coba.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar