Yamaha

Nekat Mudik, Pengguna Jalan di Cirebon akan Diputarbalikkan

  Kamis, 15 April 2021   Erika Lia
Petugas menyimulasikan penyekatan terhadap pemudik yang melintas di wilayah hukum Polresta Cirebon. (Ayocirebon.com/istimewa)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Pemudik yang nekat pulang kampung dan melintasi wilayah hukum Polresta Cirebon bakal diputarbalikkan. Penyekatan akan diberlakukan di 9 titik.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol M. Syahduddi menyebut, ke-9 titik penyekatan tersebar di jalur arteri Pantura sampai jalur tol di wilayah hukum Polresta Cirebon. Titik-titik penyekatan itu antara lain Ciwaringin, Susukan, Weru, Ciperna, Dukupuntang, Losari, GT Palimanan Tol Cipali, dan lainnya.

\"Setiap pos penyekatan dijaga 30 personel secara bergiliran selama 24 jam,\" katanya, Kamis, 15 April 2021.

AYO BACA : Uu Ingatkan Pemda di Jabar Cegah Pemudik Sedini Mungkin

Dia menjanjikan optimalisasi penyekatan melalui jumlah personel yang banyak. Dalam pelaksanaannya nanti, petugas akan menghalau pemudik yang nekat melakukan perjalanan pulang kampung di tengah pandemi.

Tak hanya Polri, rencananya Operasi Ketupat itu dijalankan bersama petugas dari sejumlah instansi lain. Petugas gabungan akan menghentikan kendaraan pelintas untuk menanyakan tujuan perjalanan dan kelengkapan surat mengemudi.

Setiap pengendara hang terbukti hendak mudik, akan diputarbalik ke daerah asal. Petugas bahkan akan mengawal perjalanan balik pemudik menggunakan mobil patwal, untuk mengantisipasi pengendara kembali melalui jalur lain.

AYO BACA : Jabar Sejalan dengan Pusat Larang Mudik Lebaran

Dalam sebuah kesempatan di Cirebon, Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Istiono didampingi Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Eddy Djunaedi menyatakan, Operasi Ketupat dilaksanakan pada 6-17 Mei 2021.

Ke-9 titik penyekatan di wilayah hukum Polresta Cirebon sendiri dinilai Istiono strategis. Selanjutnya, dia menyarankan Polresta Cirebon melengkapi diri dengan sarana.

\"Langkah yang dibangun Polresta Cirebon dalam menghadapi Operasi Ketupat sudah bagus, tinggal menyiapkan sarana penyekatannya,\" tuturnya.

Dia mengingatkan, ploting personel di setiap titik penyekatan diperhatikan, agar mereka dapat berjaga bergiliran dan seluruh pos penyekatan beroperasi selama 24 jam.

Operasi Ketupat sendiri diyakinkannya merupakan operasi kemanusiaan yang mengutamakan tindakan persuasif. Inti dari operasi itu memutarbalikkan kendaraan pemudik.

\"Tujuan utama operasi ini memotong mata rantai penyebaran Covid-19 di momen lebaran, sesuai larangan mudik dari pemerintah,\" tegasnya.

AYO BACA : Daftar Daerah Boleh Lakukan Perjalanan saat Masa Larangan Mudik Lebaran


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar