Yamaha

Tips Makan Enak dan Sehat Selama Puasa Ramadhan

  Kamis, 15 April 2021   Editor
ilustrasi buka puasa. (Ayocirebon.com/Attia Dwi Pinasti)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Selama sebulan penuh pada Ramadhan, kita diwajibkan untuk berpuasa. Tentu, bukan hanya ajang melipatgandakan pahala, puasa juga bisa jadi ajang memperbaik pola makan sehingga badan semakin sehat.

Pada saat buka puasa ini, sering kali kita menyajikan baragam jenis makanan yang mengandung gula dan lemak mentah. Makanan itu memang membuat perut cepat kenyang, tetapi memiliki nilai gizi yang sangat sedikit.

Padahal tubuh membutuhkan makanan yang bisa mengembalikan energi untuk kembali melanjutkan aktivitas, seperti sholat tarawih dan baca Alquran. Tetapi sering kali rasa kenyang justru membuat tubuh tidak bisa bergerak banyak.

Dilansir dari Middle East Eye seperti diberitakan Republika, Kamis, 15 April 2021, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari penambahan berat badan dan merasa jauh lebih baik karenanya. Misalnya, memilih makanan pelepasan lambat dan bernutrisi tinggi seperti karbohidrat wholemeal, kacang mentah, alpukat, pisang, telur, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan, tidak hanya lebih sehat, tetapi juga membantu memberi lebih banyak energi sepanjang hari.

Berikut ini 10 tips memilih makanan sehat selama Ramadhan.

AYO BACA : 5 Rekomendasi Menu Sahur Bergizi Mudah Dibikin

1. Pertukaran garam
Alih-alih menggunakan garam biasa, cobalah beralih pada garam Himalaya merah muda, yang memiliki lebih banyak mineral daripada garam meja dan diproses secara minimal. Garam laut juga merupakan alternatif yang baik jika tidak dapat menikmati Himalaya.

Cobalah untuk mengurangi jumlah garam dalam takaran makanan seperti mengurangi takaran gula dalam teh. Dengan mulai mengurangi jumlah garam secara keseluruhan, maka dengan cepat selera akan menyesuaikan.

2. Hindari Gula berlebihan
Meskipun puasa dapat membuat tubuh merasa lelah karena kadar gula darah yang rendah, namun mengkonsumsi terlalu banyak gula menyebabkan lonjakan tingkat energi yang diikuti dengan penurunan, yang menyebabkan siklus pengurasan energi.

3. Makan makanan penutup yang lebih kecil
Makan hidangan manis dalam porsi lebih kecil. Misalnya membuat baklava dalam porsi seperti roti gulung dan memanggangnya dalam jumlah yang dibutuhkan. Bahkan lebih baik lagi, perbaiki baklava dengan cara yang jauh lebih sehat dengan apel panggang.

4. Makan dalam porsi biasa
Makanlah dalam porsi kecil hidangan manis gurih atau makanan favorit lainnya. Misalnya berbuka dengan semangkuk kecim sup. Setelah tiga hari berbuka puasa dalam porsi tersebut, maka akan segera terbiasa dan tidak akan cepat lapar.

AYO BACA : Tata Cara Mandi Junub, Mandi Wajib saat Puasa Ramadhan 2021

5. Tidak mengkonsumsi tomat kalengan
Kadar gula dalam sekaleng tomat cincang, atau saus pasta adalah sekitar 14-24 gram gula per 420g kaleng. Padahal untuk membuat saus tomat tidak begitu sulit, cukup masukkan tomat ke dalam food processor lalu memasaknya.

6. Ganti karbohidrat yang baik
Untuk melawan efek dari konsumsi gula yang dikurangi, pilihlah karbohidrat baik yang akan membantu melepaskan gula secara perlahan ke dalam aliran darah dan menjaga tingkat energi lebih stabil tanpa meningkatkan kadar gula darah.

Ini termasuk buah-buahan, ubi jalar, beras merah, quinoa, biji-bijian dan gandum. Misalnya, dengan menggunakan quinoa sebagai pengganti nasi putih untuk membuat resep koshari yang luar biasa dan jauh lebih sehat.

7. Membawa kerenyahan
Kacang, almond dan kenari dapat ditambahkan pada oatmeal, yoghurt, salad, dan sayuran kukus. Hidupkan banyak hidangan dengan menaburkan kacang tumbuk atau segenggam kacang almond di atasnya.

8. Lupakan gorengan
Bagi penggemar gorengan mulailah beralih dengan makanan panggang alih-alih menggoreng. Misalnya, samosa yang dipanggang dalam oven, sama enaknya dengan samosa gorengan. Tetapi jika masih tidak bisa, cobalah memasak dengan cara menumis untuk mengurangi lemak dalam makanan.

9. Gunakan minyak yang baik
Cobalah beralih menggunakan minyak zaitun extra virgin, minyak alpukat, dan minyak kelapa. Periksa minyak mana yang akan digunakan dalam berbagai situasi memasak dan titik berasapnya. Semakin tinggi titik asapnya semakin baik, karena minyak pemanas yang berlebihan menghilangkan nutrisi yang bermanfaat dan menghasilkan radikal bebas yang berbahaya.

10. Konsumsi sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam, lobak, collard, selada dan roket tidak hanya menambah warna pada piring, tetapi juga kaya akan vitamin, mineral, dan serat.

AYO BACA : Niat Salat Tarawih untuk Imam dan Makmum, Berikut Latin dan Terjemahnya


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar