Yamaha

Penjelasan Ilmiah Soal Manfaat Siwak untuk Menggosok Gigi

  Minggu, 18 April 2021   Editor
ilustrasi siwak. (Unpak)

AYOCIREBON.COM -- Menyikat gigi menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kebersihan. Gigi yang sehat dan bersih memberikan kesan yang positif bagi lawan bicara, terutama saat bulan Ramadhan. Area mulut menjadi penting untuk dirawat agar memberikan kenyamanan bagi kita pribadi dan lawan bicara.

Begitu pun dalam Islam, Rasulullah SAW menganjurkan umatnya agar senantiasa membersihkan gigi dengan siwak. Dari Aisyah r.a diriwayatkan mengenai keutamaan bersiwak. “Sholat dengan siwak lebih baik (di sisi Allah SWT) dari tujuh puluh sholat tanpa siwak.” (HR Abu Daud, Baihaqi dan Hakim).

Berikut beberapa keutamaan siwak bagi kesehatan gigi yang dikutip dari buku Hidangan Islam Berdasarkan Sains Modern oleh Syekh Fauzi Muhammad.

1. Mencegah plak gigi dan noda kuning

Siwak mengandung zat pembersih dan flour sislis, yang dapat menghilangkan kotoran. Serupa pasta, dengan kekenyalannya menggosok plak-plak gigi, penggunaan siwak dan air yang dikumur-kumur juga akan membuat kotoran gigi menghilang.

2. Memberikan kesegaran dan wangi harum pada mulut

Zat anti bakteri alami pada siwak membantu memperlambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan bau mulut. Zat wangi yang keluar ketika siwak diperas juga turut memberikan kesegaran dan bau harum dari mulut.

3. Mencegah gigi berlubang

Penyebab gigi berlubang dipengaruhi dua fakor, yakni bakteri yang mempengaruhi bentuk email, dan zat asam yang keluar dari hasil fermentasi zat gula dari makanan. Keduanya akan menimbulkan kerusakan email gigi dan selanjutnya menciptakan lubang pada gigi.

4. Menghambat pengerakan gigi

Siwak dapat mencegah penumpukan zat garam di permukaan gigi yangmenimbulkan lapisan berwarna kuning.

Cara Memakai Siwak

Adapun penggunaan siwak cukuplah sederhana. Di antaranya merendam batang siwak di dalam air, lalu ujung siwak ditumbuk hingga memunculkan serat siwak menyerupai sikat gigi, bersihkan kulit batangnya.

Selanjutnya siwak sudah dapat digunakan dengan cara menggerakannya secara halus layaknya sikat gigi. Setelah selesai menggunakan siwak, cucilah dengan air dan keringkan terlebih dahulu saat akan dipakai kembali. Gunakanlah siwak sebelum sholat, saat bangun tidur atau ketika bau mulut sudah mulai mengganggu. (Ghina Tsuroya)


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar