Yamaha

Pemprov Jabar Targetkan Revitalisai Alun-alun Kasepuhan Lemahwunguk

  Rabu, 21 April 2021   Erika Lia
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil (kiri) bersama Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati menuruni tangga dari bagian atap microlibrary di Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana merevitalitasi Alun-alun Kasepuhan di Kecamatan Lemahwunguk, Kota Cirebon. Alun-alun yang berada di depan Keraton Kasepuhan itu akan direvitalisasi tahun ini.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon. Alun-alun itu dipandang telah representatif sebagai ruang publik dan layak dikunjungi pelancong.

"Kecukupan ruang publik, cukup mah cukup, tapi kurang berkualitas. Contohnya Alun-alun Kejaksan dulu juga cuma lapangan aja," kata Ridwan Kamil, Rabu, 21 April 2021.

AYO BACA: Bakal Digugat Cerai Nathalie Holscher, Sule Bantah Selingkuhi Model 
AYO BACA: 
Update Covid-19 Indonesia Rabu 21 April 2021 

Pada kesempatan itu dia menilai Kota Cirebon berpotensi menyaingi Kota Bandung. Dia sektor pariwisata Kota Cirebon semakin baik, terutama setelah Alun-alun Kejaksan rampung direvitalisasi. Alun-alun pusat Kota Cirebon itu diharap menjadi ikon dan magnet bagi para pelancong dari luar kota.

"Sejak ada Tol Cipali, pariwisata Kota Cirebon semakin bagus. (Kota Cirebon) saingan Kota Bandung sebenarnya," kata Emil seusai meresmikan Alun-alun Kejaksan, Rabu, 21 April 2021.

Berbeda dengan sebelumnya yang hanya berupa lapangan berumput, Alun-alun Kejaksan kini dilengkapi pula ruang literasi, taman bermain anak, rubanah, produk UMKM, yang melengkapi Masjid Raya At Taqwa.

Dia menyebut, Alun-alun Kejaksan menjadi salah satu dari 4 alun-alun se-Jabar yang rampung direvitalisasi. Alun-alun lainnya masing-masing Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Majalengka.

AYO BACA: 5 Film Inspiratif di Hari Peringatan Kartini
AYO BACA: UU Narkotika Digugat Orangtua Pasien Lumpuh Otak

Dia mengakui nilai proyek revitalisasi Alun-alun Kejaksan fantastis, sekitar Rp40 miliar, lebih besar dibanding daerah lain di Wilayah Cirebon Raya yaitu Kabupaten Majalengka yang pula baru diresmikannya hari ini.

Pekerjaan atas Alun-alun Kejaksan diperhitungkan lebih kompleks sebab meliputi pembangunan rubanah (basement) sebagai tempat parkir kendaraan pengunjung.

"Nilai proyeknya sekitar Rp40 miliar karena kita bangun basement permanen untuk sekitar 70 mobil dan 120 sepeda motor," bebernya.

Keberadaan rubanah sejak awal diproyeksikan sebagai penyelesai problem kemacetan di kawasan sekitar alun-alun. 

Wajah Alun-alun Kejaksan pun diakui Emil berbeda dengan alun-alun di daerah lain. Mempertimbangkan kepopuleran Cirebon sebagai daerah yang dikenal atas sejarahnya, dimensi sejarah pun dikedepankan pada wajah alun-alun ini.

"Beda dg alun-alun lain yang desainnya sedikit kontemporer," tambahnya.

AYO BACA: Tidurnya Orang Puasa Adalah Ibadah, Bisakah Jadi Dalil Selama Ramadhan? 

Untuk memperkaya dukungan terhadap sektor pariwisata di kota itu, Emil salah satunya menginstruksikan jajarannya di Pemprov Jabar untuk memperbanyak hibah bis pariwisata.

Emil pula menyarankan kepala daerah setempat mengembangkan Alun-alun Kejaksan. Dia mengingatkan, fungsi alun-alun sebagai ruang segala rupa yang bernilai positif, baik ekonomi, kebudayaan, dan lainnya.

"Pak Wali (Wali Kota Cirebon, Nashrudin Azis), silakan (alun-alun) dikembangkan, misalnya ada air mancur, pameran karya seni, batik, dan lain-lain. Kalau ada seniman mau menyumbang karya seni, silakan," tuturnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar