bank bjb
  

Dzikir Pagi dan Petang, Perintah Allah dan Waktunya Menurut Nabi

  Jumat, 23 April 2021   Republika.co.id
Dzikir Pagi dan Petang, Perintah Allah dan Waktunya Menurut Nabi
ilustrasi -- Dzikir Pagi dan Petang, Perintah Allah dan Waktunya Menurut Nabi

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Dzikir di waktu pagi dan petang alias sore hari, sangat dianjurkan dilakukan oleh muslim. Untuk melakukannya terdapat tuntunan, berikut perintah dari Allah SWT dan waktu yang tepat menurut nabi.

Melansir Republika, dalam buku Dzikir-Dzikir di Waktu Pagi dan Sore Hari karya Abdullah bin Abdul Aziz Al-aedan dijelaskan, salah satu bacaan dalam dzikir pagi dan petang adalah membaca surat Al-Baqarah ayat 255. Membaca ayat ini, menurut hadist Rasulullah, dapat melindungi diri dari gangguan jin.

"Barangsiapa yang membacanya di pagi hari, maka ia pasti akan terjaga dari gangguan jin sampai sore hari. Dan jika membacanya di sore hari, maka ia akan terjaga dari gangguan jin hingga pagi hari."

Bacaan dzikir pagi dan petang lainnya adalah surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas. Membaca surat ini pada pagi dan sore disebut dapat menjaga diri dari segala sesuatu.

Dari Abdullah ibn Khubaib RA berkata: "Kami keluar di malam yang gelap gulita di saat hujan mencari Rasulullah SAW untuk mengimami kami, lalu kami menemukan beliau dan bersabda: "Ucapkanlah!", Tapi saya tidak mengucapkan apa-apa, lalu beliau mengulangi: "Ucapkanlah!" Tetapi aku juga tidak mengucapkan apa-apa. Lalu beliau mengulangi: "Ucapkanlah!" lalu saya bertanya: "Apa yang harus saya ucapkan?," Beliau bersabda: "Ucapkanlah:

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

Dan juga mu'awwidzataani (surat an-Naas dan Al-Falaq) setiap sore dan pagi hari tiga kali, maka cukuplah itu menjagamu dari segala sesuatu." (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Nasaai).

Perintah Dzikir

Berdzikir atau mengingat Allah SWT adalah amalan yang dianjurkan di setiap kesempatan. Namun, dzikir pada waktu pagi dan petang menjadi amalan yang waktu dan anjurannya disebutkan secara jelas dalam Alquran.

Allah berfirman dalam Alquran:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا , وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا

“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang,” (QS. Al-Ahzab: 41-42).

Allah juga memerintahkan untuk berdzikir, memohon ampun dan bertasbih kepada-Nya pada pagi dan petang. Allah berfirman:

فَاصْبِرْ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ

“Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosa mu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu sore dan pagi,” (QS. Ghafir: 55).

Kapan Waktu Dzikir Pagi dan Petang?

Rasulullah SAW bersabda yang artinya, “Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikir kepada Allah Ta’ala mulai dari (waktu) sholat subuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Ismail. Dan duduk bersama orang-orang yang berdzikir kepada Allah mulai dari (waktu) sholat Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak.” (HR. Abu Dawud).

Dari hadits tersebut, dijelaskan keutamaan dzikir pagi dan petang yang lebih besar dari memerdekakan empat orang budak. Hadits ini juga menjelaskan waktu dzikir pagi adalah sejak sholat subuh hingga terbit matahari. Sementara waktu dzikir petang adalah dari sholat ashar hingga terbenamnya matahari.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar