bank bjb
  

Prakerja Gelombang 17, Kuota Hingga 29 Ribu Ayo Daftar!

  Jumat, 23 April 2021   Icheiko Ramadhanty
Prakerja Gelombang 17, Kuota Hingga 29 Ribu Ayo Daftar!
Prakerja Gelombang 17 Dibuka dengan Kuota 29.000
AYOCIREBON.COM -- Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja baru saja mencabut status kepersertaan di Kartu Prakerja gelombang 15. 
 
Nantinya, jika ada yang tidak membeli pelatihan pertama terhitung sejak kemarin (22/4/2021), status kepersertaan mereka akan dicabut. Kuota kepesertaan yang dicabut akan digunakan untuk mengisi gelombang tambahan, yaitu gelombang 17.
 
Sebelumnya Manajemen Pelaksana mengatakan bahwa terdapat sekitar 11 ribu orang dari gelombang 12 yang statusnya dicabut. Lalu per 6 April, terpantau 12 ribu orang di gelombang 13 belum membeli pelatihan pertama.
 
Lalu, pada gelombang 14 yang resmi ditutup pada 15 April 2021 lalu, terdapat pula orang-orang yang gagal menerima insentif karena tidak membeli pelatihan pertama. Louisa mengatakan bahwa terdapat lebih dari 8 ribu orang yang gagal menerima insentif sebesar Rp 3,55 juta di gelombang 14.
 
"Penerima Kartu Prakerja gelombang 14 yang dicabut kepesertaannya karena tidak membeli pelatihan pertama ada 8.198 orang," kata Louisa saat dihubungi Ayojakarta, Senin 19 April 2021.
 
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengungkap bahwa sebanyak 29 ribu orang telah dicabut kepesertaannya dari tiga gelombang yaitu gelombang 12, 13, dan 14. "Jadi ini yang tentu saja tidak memanfaatkan Kartu Prakerja," ujar Denni dalam konferensi virtual, Kamis 22 April 2021.
 
Jumlah tersebut semakin memperbanyak kuota yang nantinya akan dipakai untuk kepersertaan di gelombang 17. Dicabutnya kepesertaan beberapa orang di gelombang Kartu Prakerja sesuai dengan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 11 Tahun 2020, bahwa setiap penerima Kartu Prakerja memiliki waktu 30 hari untuk membeli pelatihan pertama sejak tercatat menjadi peserta Kartu Prakerja.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar