Yamaha

Polisi Awasi Lab dan Rumah Sakit Jual Surat Bebas Covid-19

  Minggu, 25 April 2021   Ananda Muhammad Firdaus
Polisi Awasi Lab dan Rumah Sakit Jual Surat Bebas Covid-19. (Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Polisi Republik Indonesia (Polri) bakal mengawasi labolatorium ataupun rumah sakit yang bakal memperjual belikan surat bebas atau negatif Covid-19 kepada masyarakat. Hal ini diprediksi terjadi lantaran adanya kebijakan pengetatan larangan mudik.

Satgas Covid-19 sendiri sebelumnya sudah mengeluarkan Addendum Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah.

AYO BACA : Jokowi Minta Masyarakat Doakan Korban KRI Nanggala 402

Surat edaran tersebut mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN). Pengetatan dilakukan dari mulai H-14 peniadaan mudik periode 22 April hingga 5 Mei 2021 dan H+7 peniadaan mudik pada periode 18 Mei hingga 24 Mei 2021.

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menuturkan, pihaknya siap menyiapkan petugas untuk memantau rumah sakit ataupun laboratorium jika ada yang nakal menjual surat negatif Covid-19.

AYO BACA : Viral Lagu Sampai Jumpa Endang Soekamti Dinyanyikan Awak KRI Nanggala 402

“Intelijen kita siap untuk memantau (rumah sakit / labolatorium),” kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 25 April 2021.

Argo berharap masyarakat bisa melaporkan ke pihak yang berwajib jika ditawari atau adanya penawaran surat ilegal negatif Covid-19 tanpa harus tes.

“Kami berharap informasi dari masyarakat ke polisi,” ungkapnya.

Argo juga berharap seluruh pihak, baik rumah sakit maupun masyarakat sadar akan bahayanya Covid-19 sehingga memilih untuk tes cCvid-19 sesuai proyokol kesehatan.

“Semoga tidak ada ya (jual-beli surat Covid-19 pada lebaran kali ini),” terangnya.

AYO BACA : Ketentuan Baru Perjalanan Kereta Jarak Jauh di Masa Larangan Mudik


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar