bank bjb
  

Doa Hari Ke-15, Hari Ke-16, Ke-17, Ke-18, Ke-19 dan Hari Ke-20 Puasa Ramadhan 1442 Hijriyah

  Senin, 26 April 2021   A. Dadan Muhanda
Doa Hari Ke-15, Hari Ke-16, Ke-17, Ke-18, Ke-19 dan Hari Ke-20 Puasa Ramadhan 1442 Hijriyah
Ilustrasi doa puasa ramadhan Hari Ke-15, Hari Ke-16, Ke-17, Ke-18, Ke-19 dan Hari Ke-20

AYOCIREBON.COM—Bulan puasa Ramadhan meupakan bulan istimewa. Setiap hari di bulan rmadhan merupakan hari istimewa yang penuh pengampunan dosa, dan berpeluang dikabulkannya berbagai doa.

Agar lebih berkah, ada baiknya setiap hari juga dibacakan doa sesuai dengan hari Ramadhan. Pada Selasa 27 April 2021, merupakan hari kelimabelas atau pertengahan  puasa Ramadhan 1442 Hijriyah.

Berikut doa hari kelimabelas puasa Ramahdan hingga hari keduapuluh

Doa hari ke 15 (Kelimabelas) Ramadhan

Allahummar zuqni fîhi tha’atal khasyi’în wasyrah fîhi shadri bi inabatil mukhbitin biamanika ya amanal khaifîn.

Artinya: Ya Allah, Mohon anugerahkan padaku di bulan ini dengan ketaatan orang-orang yang khusyuk serta lapangkanlah dadaku dan dengan tobat orang-orang yang rendah diri. Dengan kekuatan-Mu, wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang ketakutan.

Doa hari ke 16 (Keenambelas) Ramadhan

Allahumma waffiqni fîhi limuwafaqatil abrar wa jannibni fîhi murafaqatal asyrar wa awini fihi birahmatika ila daril qarari bilahiyyatika ya ilahal ‘alamin.

Artinya: Ya Allah, anugerahilah kepadaku di bulan ini agar supaya bisa bergaul dengan orang-orang baik, dan jauhkanlah aku dari bergaul dengan orang-orang jahat. Berilah aku perlindungan di bulan ini dengan rahmat-Mu sampai ke alam akhirat. Demi keesaan-Mu wahai Tuhan semesta alam.

Doa hari ke 17 (Ketujuhbelas) Ramadhan

Allahummah dini fihi lishalihil a’mali waqdhi li fihil hawaija wal amala ya man la yahtaju ilat tafsir was suali ya ‘aliman bima fî shuduril ‘alamin shalli ‘ala muhammadin wa alihith thahirin”

Artinya: Ya Allah anugerahilah aku di bulan ini untuk bisa berperilaku yang baik dan kabulkanlah semua hajat dan keinginanku. Wahai yang tidak memerlukan penjelasan dan pertanyaan. Wahai yang Maha mengetahui apa yang ada di dalam alam ini. Anugerahilah selawat dan salam bagi Muhammad SAW dan keluarganya yang suci.

Doa hari ke 18 (Kedelapanbelas) Ramadhan

Allahumma nabbihni fîhi libarakati asharihi wa nawwir fîhi qalbi bidhiyai anwarihi wa khudz bikulli a’dhai ilat tiba’I atsarihi binurika ya munawwiral qulubi.

Artinya: Ya Allah, sadarkanlah aku untuk mengetahui berkat yang ada pada waktu sahur. Terangilah hatiku dengan cahaya-Mu yang lembut. Jadikanlah seluruh anggota badanku dapat mengikuti cahaya itu. Wahai Penerang hati sanubari.

Doa hari ke 19 (Kesembilanbelas) Ramadhan

Allahumma waffir hadzdzi min barakatihi wa sahhil sabili ila khayratihi wala tahrimnî qabula hasanatihi ya hadiyan ilal haqqil mubina.

AYO BACA : Tata Cara Mandi Junub saat Puasa Ramadhan

Artinya: Ya Allah, jadikanlah aku di bulan ini lebih bisa menikmati berkat-berkat-Mu dan mudahkanlah jalanku untuk mendapat kebaikan-kebaikannya. Jangan Engkau haramkan aku untuk menerima kebaikan-kebaikannya, Wahai Pemberi Petunjuk kepada jalan yang terang

Doa hari ke 20 (Keduapuluh) Ramadhan

Allahummaftah li fihi abwabal jinani wa agliq 'anni fihi abwaban niran wa waffiqni litilawatil qur'ani ya munzilas sakinata fi qulubil mu'minin.

Artinya: Ya Allah, bukakanlah bagiku di bulan ini pintu-pintu menuju surga dan tutupkan bagiku pintu-pintu neraka. Berikanlah kemampuan padaku untuk menelaah Alquran di bulan ini, Wahai yang menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin.

 

Berikut 8 amalan sunnah di bulan Ramadan

Selain puasa, ada amalan sunnah yang dianjurkan untuk dilakasanakan di Bulan Ramadan. Amalan sunnah di bulan Ramadan untuk memperbanyak pahala.

Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan dan ampunan. Bulan suci ini menjadi momen penting bagi umat muslim.

Di bulan Ramadan, amal kebaikan akan diberi balasan berlipat ganda. Termasuk dengan menjalani amalan sunnah.

Syekh Muhammad ibn 'Umar Nawawi al Bantani dalam kitab Nihayah al-ain fi'Irsyad al-Mubtadin merinci amalan-amalan yang bisa dilakukan saat bulan puasa seperti dituliskan Ustadz M. Tatam Wijaya di laman NU Online.

Berikut 8 amalan sunnah di bulan Ramadan dinukil dari Suara.com (jaringan Ayobandung.com):

1. Mengakhirkan sahur

Amalan sunnah di bulan Ramadan salah satunya bisa dilakukan dengan mengakhirkan waktu sahur. Rasulullah bersabda: "Bersantap sahurlah kalian, karena sahur itu adalah keberkahan (HR. Bukhari)".

Sahur terpenuhi bila seorang menyantap makanan atau minum meski hanya seteguk air. Kegiatan ini bisa dilakukan seusai tengah malam hingga sebelum waktu yang diragukan yakni antara malam atau terbit fajar.

2. Menyegerakan buka

Selepas perpuasa sepanjang hari, umat Islam dianjurkan menyegerakan berbuka puasa. Berbuka puasa dilakukan ketika masuk waktu magrib.

Sementara saat berbuka puasa, umat muslim disunnahkan untuk mengonsumsi makanan manis seperti kurma basah (ruthab). Namun, kurma tersebut bisa digantikan air putih ataupun makanan dan minuman manis lainnya.

AYO BACA : Daftar Lengkap 53 AwakKRI Nanggala yang gugur dalam Tugas

3. Membaca doa sebelum berbuka

Amalan sunnah lainnya yakni membaca doa ma'tsur sebelum berbuka puasa yang berbunyi: "Allahumma laka shumtu wabika amantu wa 'ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin".

Doa ma'tsur tersebut memiliki arti: "Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, atas rezeki-Mu aku berbuka, berkat rahmat-Mu, wahai Dzat yang maha penyayang di antara para penyayang".

4. Mandi besar sebelum terbit fajar

Umat islam diwajibkan mandi besar setelah melakukan junub atau sesudah masa haid dan nifas. Sunnahnya, mandi besar dilakukan sebelum terbit fajar saat bulan Ramadan.

Hal ini dimaksudkan agar bisa menunaikan ibadah puasa sekaligus menghindari kekhawatiran air masuk ke anggota tubuh seperti mulut, telinga dan anus, sehingga membatalkan puasa.

Meski begitu, bila tidak bersedia mandi besar dalam waktu tersebut, umat muslim dianjurkan mencuci anggota tubuh yang dimaksud dan membaca niat mandi besar.

5. Menghindari perkataan kotor

Amalan sunnah lainnya yakni menjaga lisan saat bulan Ramadan. Pasalnya, segala perkataan kotor ataupun bohong bisa menggugurkan pahala puasa seseorang.

6. Menahan diri dari godaan

Puasa atau saum memiliki arti menahan diri dari makan dan minum serta segala perbuatan yang membatalkan, mulai terbit fajar hingga terbenam matahari sesuai syarat tertentu.

Maka dari itu, selama berpuasa di bulan Ramadan umat muslim dianjurkan untuk menahan diri dari segala godaan hawa nafsu.

7. Memperbanyak sedekah

Amalan sunnah lainnya yang tidak boleh dilewatkan yakni memperbanyak sedekah. Utamanya dengan memberikan hidangan berbuka puasa (ifthar) kepada orang yang berpuasa.

Rasulullah bersabda: "Siapa saja yang memberi makanan berbuka kepada seorang yang berpuasa, maka dicatat baginya pahala seperti orang puasa itu, tanpa mengurangi sedikit pun pahala orang tersebut (HR. Ahmad)".

8. Mengkhatamkan Al-Quran

Memperbanyak membaca dan mengkhatamkan Al-Quran menjadi amalan yang dianjurkan kepada umat muslim saat bulan Ramadan. Minimal kegiatan tersebut dilakukan sekali selama bulan suci.

Ulama-ulama terdahulu rajin mengkhatamkan Al-Quran saat bulan Ramadan, seperti Imam al-Syafi'i yang khatam hingga 60 kali.

 

 

AYO BACA : Tata Cara Sholat tarawih 2 Rakaat Salam dan 4 Rakaat Salam


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar