Yamaha

Dispensasi Mudik untuk Santri, MUI Dorong Ridwan Kamil Beri Izin

  Selasa, 27 April 2021   Dede Nurhasanudin
Dispensasi bagi para santri untuk mudik diembuskan Wakil Presiden Maruf Amin menanggapi adanya larnagan mudik Lebaran 2021. (Ayobandung.com)

PURWAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abun Bunyamin mendorong agar Gubernur Jawa Barat bisa memberikan izin terhadap santri di lingkungan pesantren di Jawa barat agar bisa pulang ke rumahnya masing-masing.

Dispensasi bagi para santri untuk mudik diembuskan Wakil Presiden Maruf Amin menanggapi adanya larnagan mudik Lebaran 2021, terhitung 22 April 2021 hingga 24 Mei 2021. Abun Bunyamin menyatakan dukungan terhadap wacana orang nomor kedua di RI tersebut.

AYO BACA : Wisata Bisa Jadi Dalih Mudik Lebaran, Satgas Covid-19 Indramayu Lakukan Antisipasi

"Kami berharap Gubernur Jawa Barat memberikan pengecualian bagi santri yang akan pulang kampung. Tentunya dengan mekanisme ketat seperti membawa surat pengantar dari pimpinan pondok pesantren," kata Abun di Purwakarta, mengutip Ayopurwakarta.com, Selasa, 27 April 2021.

Dia menyebut Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah mengizinkan para santri di pesantren yang ada di sana memperbolehkan mudik.

AYO BACA : Prabowo Sedih Keponakannya Ikut Tenggelam Berasma KRI Nanggala 402

Oleh karena itu, sambung dia, Provinsi Jawa Barat seharusnya bisa memberikan dispensasi para santri agar bisa pulang ke rumah masing-masing.

"Teknis kepulangannya dijemput orangtua atau diantar pengasuh pesantren. Sehingga ini bisa lebih terpantau," ujar Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta itu.

Ia menyebutkan, para santri memang sudah seharusnya dipulangkan. Sebab, sudah tak ada lagi kegiatan di pesantren lantaran memasuki masa libur Idulfitri.

"Pesantren juga sudah waktunya libur. Karena santri harus dipulangkan agar para orangtua tidak khawatir dan cemas," kata Abun.

AYO BACA : Wisatawan yang Kunjungi Indramayu Saat Lebaran Wajib Tes Covid-19


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar