Yamaha

Nuzulul Quran Diperingati Pada 17 Ramadhan, Mengapa?

  Rabu, 28 April 2021   Editor
Ilustrasi Alquran. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Nuzulul Quran adalah waktu diturunkannya Alquran yang kerap diperingati tanggal 17 Ramadhan. Lalu apa alasan pemilihan tanggal tersebut?

Mengutip catatan Ustadz Dadang Syaripuddin (Wakil PWM Jawa Barat, bidang Tarjih dan Tajdid) seperti disampaikan dalam sangpencerah.id, penurunan Alquran (inzalu-l Quran) dijelaskan dalam kitab itu sendiri. 

1. Di bulan Ramadhan
 
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

Al- Baqarah , 2:185

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang padanya diturunkan (permulaan) Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil)..

2. Di malam hari yang penuh berkah

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ

Ad-Dukhan, 44:3

Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.

AYO BACA: Amalan Nuzulul Quran Tanggal 17 Ramadhan

3. Di malam Lailatul Qadar

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Al-Qodr, 97:1 

Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Alquran) pada malam kemuliaan.

Menurut Jumhur Ulama, penurunan yang dimaksud adalah penurunan (inzal) Alquran secara keseluruhan dari Lawhil Mahfudz ke Langit Dunia. 

Dari langit dunia ini Alquran diturunkan beberapa kali (tanzil) secara berangsur-angsur memakan waktu 22 tahun, 2 bulan, 22 hari (23 tahun), 13 tahun sebelum hijrah (ayat/surat Makiyah), dan 10 tahun setelah hijrah (ayat/surat Madaniyah). 

Disebut Lailatul Qadar, karena sebagaimana dijelaskan dalam al-Dukhan, 44: 4:

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,

Di Surat al-Anfal, 8: 41 Allah berfirman:

وَاعْلَمُواْ أَنَّمَا غَنِمْتُم مِّن شَيْءٍ فَأَنَّ لِلّهِ خُمُسَهُ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ إِن كُنتُمْ آمَنتُمْ بِاللّهِ وَمَا أَنزَلْنَا عَلَى عَبْدِنَا يَوْمَ الْفُرْقَانِ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ وَاللّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil. Jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan.

AYO BACA: Memahami Perbedaan Nuzulul Quran dan Malam Lailatul Qadar 

Maksud kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad), yakni Alquran pada hari Furqan, hari bertemunya 2 pasukan yakni peristiwa perang Badar. Diketahui dalam sejarah perang Badar itu terjadi tanggal 17 Ramadhan. 

Maka jumhur ulama menetapkanlah hari/tanggal turun Alquran itu tanggal 17 Ramadhan.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar