Yamaha

Bukan Aglomerasi, Kapolda Tegaskan Warga Ciayumajakuning Tak Bisa Mudik Lokal

  Kamis, 29 April 2021   Erika Lia
Cirebon Raya atau diakrabi pula dengan sebutan Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) tak termasuk wilayah aglomerasi yang memperoleh pengecualian selama larangan mudik Lebaran 2021.

PALIMANAN, AYOCIREBON.COM -- Cirebon Raya atau diakrabi pula dengan sebutan Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) tak termasuk wilayah aglomerasi yang memperoleh pengecualian selama larangan mudik Lebaran 2021.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Ahmad Dofiri menegaskan, hanya 2 wilayah aglomerasi di Jabar yang masyarakatnya dibolehkan melakukan perjalanan lokal, yakni Bodetabek dan Bandung Raya.

"Sudah diatur sedemikian rupa, melihat plat nomor (nomor polisi) kendaraanya, seperti Bandung leternya D, berarti di belakangnya ada Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, itu yang kita perbolehkan (masyarakatnya) melakukan kegiatan (pergerakan orang). Untuk Cirebon tidak ada aglomerasi (tak termasuk wilayah yang dikecualikan dalam kebijakan larangan mudik)," tegasnya data meninjau kesiapan operasi penyekatan di GT Palimanan, Kabupaten Cirebon, bersama Kepala BNPB RI, Doni Monardo, Kamis, 29 April 2021.

AYO BACA: Cirebon Raya Tak Dijatah Mudik Lokal, Pemerintah Pusat Diminta Atensi
AYO BACA: 18,9 Juta Orang Nekat Mudik, Lonjakan Covid-19 India Harus Jadi Pelajaran

Untuk menghalau pemudik yang nekat, operasi penyekatan dilaksanakan di 158 titik se-wilayah hukum Polda Jabar.  Dari jumlah itu, 160 titik di antaranya berada di jalur arteri dan 22 titik di jalur tol.

Saat operasi penyekatan kelak, terdapat titik penyekatan tertentu yang dijaga petugas 1x24 jam. "Petugas yang berjaga gabungan TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, dan institusi terkait lain," terangnya.

AYO BACA: RT dan RW Diminta Partisipasi Mengecek Warga yang Mudik
AYO BACA: Jabar Halau Pemudik: Pengawasan Jalur Tikus Diperketat, Lokasi Karantina Tempat Angker

Dia meyakinkan, operasi penyekatan cukup efektif mengendalikan laju kasus Covid-19 di Jabar.  Meski begitu, dia mengimbau masyarakat tak perlu mencemaskan operasi penyekatan yang dilakukan petugas.

"Masyarakat jangan takut karena penyekatan, tapi kita semua harus sadar bahwa Covid-19 sangat berbahaya sehingga harus diantisipasi dan dicegah bersama-sama," tegasnya.

AYO BACA: Dispensasi Mudik Santri, Wamenag: Wapres Minta Larangan Dipatuhi


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar