Yamaha

Partai Ummat di Mata Parpol Islam, Keruk Suara Pemilih Muslim Hingga Dinilai Bukan Ancaman

  Minggu, 02 Mei 2021   Republika.co.id
Partai Ummat dideklarasikan Amien Rais belum lama ini. (Twitter)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Partai Ummat yang dideklarasikan Amien Rais belum lama ini ditanggapi partai-partai politik Islam. Ada yang mendukungnya untuk mengeruk suara pemilih muslim, bahkan ada yang menilai partai itu bukan ancaman.

Disadur dari Republika, partai-partai itu antara lain PAN, PKS, PKB, Partai Masyumi, dan PBB.

Partai Amanat Nasional (PAN)

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengaku senang atas kehadiran Partai Ummat. Kehadirannya itu justru memastikan tidak akan ada konflik di tingkat internal PAN.
PAN mengucapkan selamat datang atas didirikannya Partai Ummat oleh Amien Rais, yang pernah menjabat ketua umum sekaligus pendiri PAN. 

Wakil Ketua DPP PAN Viva Yoga Mauladi berharap Partai Ummat bisa sama dengan partai politik lainnya dengan menjalankan fungsi-fungsi konstitusionalnya dan memperjuangkan kepentingan rakyat.

Viva mengatakan PAN dan Partai Ummat memiliki ideologi yang berbeda. PAN memiliki ideologi nasionalis-religius, sedangkan sejak pertama kali diumumkan Partai Ummat mengusung ideologi Islam.

"Partai Ummat itu partai Islam. Keperbedaan ideologi politik tentu akan membawa konsekuensi berbeda dalam basis sosial di masyarakat," ujar Viva.

Viva menyakini hanya segelintir kader PAN yang bergabung dengan Partai Ummat. Artinya, tak ada bedol desa atau perpindahan yang massif anggota PAN ke Partai Ummat.

Jika ada mantan anggota maupun pengurus PAN yang masuk ke Partai Ummat, kata dia, hal tersebut bukan disebut sebagai bedol desa karena diklaimnya hanya sebagian kecil dan tak terlalu signifikan. 

Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
 
PKS menyatakan siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan Partai Ummat sejauh itu untuk memperjuangkan kepentingan umat dan rakyat Indonesia. 

"PKS meyakini bahwa untuk membangun bangsa ini diperlukan kiprah dari seluruh elemen bangsa," kata Ketua Departemen Politik DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi.

Bagi PKS, kehadiran Partai Ummat adalah bagian dari hak konstitusional warga negara untuk berpartisipasi dalam politik nasional. Selain juga sebagai sarana fastabiqul khairat untuk berkontribusi bersama-sama dalam upaya membangun bangsa.

Setiap partai didirikan untuk tujuan baik dan membidik segmen masyarakat yang dinilai dapat diwakilinya. Karena itu, setiap partai diyakini memiliki segmen pemilihnya masing-masing. 

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

Sekjen PKB Hasanuddin Wahid mengajak Partai Ummat untuk fastabiqul khairat atau berlomba-lomba dalam kebaikan. Namun dia meyakini rakyat Indonesia mengetahui persis partai mana yang layak mereka pilih. 

"Silakan buktikan diri menjadi pelayan umat, seperti yang selama ini sudah PKB lakukan sejak 1998 hingga sekarang," kata Cak Udin, panggilan akrabnya.

Dia yakin pemilih PKB tidak akan berpaling ke Partai Ummat. Menurutnya, tidak mudah bagi pendatang baru untuk dapat meraih simpati rakyat.

"Yakin banget nggak berpaling, apalagi figur pemimpinnya itu, konstituen PKB sudah langsung paham," ungkapnya. 

Partai Masyumi

Ketua Partai Politik Islam (PPI) Masyumi Ahmad Yani menyambut baik kehadiran Partai Ummat yang baru dideklarasikan politikus senior Amien Rais. Namun Partai Ummat dinilai bukanlah ancaman.

"Kita Masyumi tidak ada masalah, Masyumi sendiri tidak menganggap ancaman, karena bagi Masyumi baik partai Islam yang sudah ada PPP, PKS, PBB, maupun partai yang berbasiskan Islam yaitu PAN dan PKB, bukan sebagai lawan, sebagai kompetitor, tapi dia adalah sebagai sahabat," kata Ahmad Yani.

Ahmad Yani memandang kehadiran Partai Ummat sebagai sesuatu yang positif. Adanya partai besutan Amien Rais itu dinilai akan semakin memperkuat institusional partai politik Islam di Indonesia.

Ahmad Yani mengungkapkan ada banyak pemilih yang belum tergarap oleh partai-partai Islam lainnya. Apalagi masih ada sekitar 20 persen suara golput yang bisa diyakinkan oleh partai-partai Islam yang ada saat ini.

Partai Bulan Bintang (PBB)

Sekretaris Jenderal PBB Afriansyah Ferry Noor mendoakan agar Partai Ummat bisa lolos dan menjadi salah satu peserta pemilihan umum 2024 mendatang.

Ferry mengungkapkan partainya kini tengah fokus melakukan konsolidasi internal untuk bisa mempertahankan dan meraih suara pemilih Islam.

"PBB sedang melakukan perbaikan infrastruktur di internal dan konsolidasi serta lakukan pengkaderan, jadi fokus internal dulu.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar