Yamaha

125 Juru Kunci Patilasan dan Makam Keramat di Majalengka Diberi Kadeudeuh

  Selasa, 04 Mei 2021   Editor
Pemberian uang kadeudeuh dari Pemkab Majalengka kepada para juru kunci patilasan dan makam keramat. (Dok. Pemkab Majalengka)

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Sebanyak 125 juru kunci yang menjaga patilasan dan makam keramat di Kabupaten Majalengka diberi uang "kadeudeuh" sebagai apresiasi atas kontribusi mereka selama ini. Sumbangsih tersalurkan dari kegiatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Majalengka di aula dinas tersebut, Selasa, 4 Mei 2021.

Kepala Disparbud Kabupaten Majalengka Lilis Yuliasih mengatakan bahwa pembinaan dan sumbangsih para juru kunci rutin dilakukan setiap tahun. Namun setiap bulannya, mereka sendiri menerima honor. Untuk tahun 2021, honornya sebesar Rp120 ribu per bulan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka Eman Suherman dalam kegiatan tersebut mengingatkan pada juru kunci agar bisa merawat baik patilasan atau makam keramat di daerah Majalengka. Tak hanya itu, dia juga meminta mereka agar bisa mengawasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat atau peziarah untuk selalu menjaga protokol kesehatan.

Pasalnya, singgung Eman, Covid-19 belum usai. Belum lagi bila berkaca pada India, ritual keagaaman bisa menyebabkan klaster atau penambahan kasus baru karena abainya protokol kesehatan tersebut untuk dijalankan. 

Dia juga mengingatkan, Indonesia kini akan menghadapi idul fitri 2021. Pemakaman-pemakaman di Majalengka tak terkecuali bakal jadi tujuan ziarah.

"Maka pemda mengimbau kepada para juru pelihara makam keramat untuk bisa mengawasi dan memberikan pemahaman kepada mereka yang akan berziarah untuk selalu menjaga protokol kesehatan," kata dia, dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, Bupati Majalengka Karna Sobahi mengatakan, peran juru pelihara atau juru kunci sangat berjasa dalam memelihara situs atau makam patilasan yang ada di Kabupaten Majalengka.

“Peran bapak – bapak dalam mengurus cagar budaya sebagai salah satu tempat wisata religi punya peran penting. Dengan honor yang tidak seberapa diharapkan para juru kunci bisa memaksimal tugas dan fungsinya,” ujar dia.

Karna berjanji akan memperhatikan para juru kunci untuk menaikan honor mereka ke depannya. Dia juga berpesan pada Dispabud, tak melupakan pendataan situs atau cagar budaya agar tempat-tempat tersebut terus terpelihara.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar