Yamaha

Syarat Masuk Cirebon, Jika Tidak ingin Putar Balik Selama Larangan Mudik 2021

  Kamis, 06 Mei 2021   Erika Lia
Ilustrasi pemeriksaan oleh Polisi Syarat Masuk Cirebon,

SUMBER, AYOCIREBON.COM- Ini dia Syarat Masuk Cirebon, Jika Tidak ingin Putar Balik Selama Larangan Mudik 2021. Masuk Selama penyekatan Operasi Ketupat Lodaya 2021 di Kabupaten Cirebon, seluruh kendaraan dari luar daerah akan dihentikan.Selama penyekatan Operasi Ketupat Lodaya 2021 di Kabupaten Cirebon, seluruh kendaraan dari luar daerah akan dihentikan.

Berdasarkan data Polresta Cirebon, petugas gabungan akan mengamati tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) atau nopol. Pengendara dengan TNKB wilayah provinsi lain, wilayah aglomerasi Bandung Raya, maupun TNKB kota/kabupaten di Jawa Barat, akan dihentikan.

Selain memperhatikan TNKB pengendara, di 9 pos yang tersebar di wilayah hukum Polresta Cirebon, petugas pula akan memeriksa kelengkapan perjalanan lain, antara lain identitas diri, surat tugas, hingga surat keterangan negatif Covid-19. Tanpa kelengkapan itu, kendaraan yang dihentikan akan diputarbalikkan.

Lokasi Putar Balik di Cirebon

Lokasi Putar Balik Cirebon

Di Gate Tol (GT) Palimanan (Tol Perbatasan Jawa Barat-Jawa Tengah), pengendara dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah akan diarahkan keluar menuju GT Palimanan 2.

Kendaraan akan dibelokkan ke Putaran U (U Turn) Tegalkarang, kemudian dibelokkan kembali di Putaran U Kempek, sebelum dimasukkan kembali ke GT Palimanan 1.

Kendaraan luar daerah yang dihentikan di pos penyekatan Rawagatel (jalur Pantura perbatasan Cirebon-Indramayu) dan tak termasuk perjalanan non mudik, akan diputarbalikkan di Putaran U Rawagatel menuju Jakarta melalui jalur Pantura.

Di Pos Dukupuntang (jalur arteri perbatasan Majalengka-Cirebon), kendaraan dari arah Jakarta menuju Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, menuju Jateng diputarbalikkan di patung kura-kura yang terletak di depan pos penyekatan untuk menuju kembali ke Majalengka.

Di Pos Ramayana, Kecamatan Weru (jalur pantura perbatasan Cirebon-Indramayu-wilayah hukum Polres Cirebon Kota), kendaraan yang keluar dari GT Plumbon 2 menuju Jateng akan diputarbalikkan di Putaran U Ramayana. Kendaraan selanjutnya diarahkan menuju GT Plumbon 1.

Di Pos Ciperna, jalur arteri perbatasan Kuningan-Cirebon), kendaraan dari arah Jakarta menuju Kabupaten Kuningan dimasukkan kembali ke GT Ciperna Timur menuju kembali ke Jakarta.

Di Pos Losari (jalur pantura perbatasan Cirebon-Brebes), kendaraan dari arah Jakarta menuju Jateng yang melalui jalur arteri Pantura Losari akan diputar menuju Terminal Losari.

Kendaraan selanjutnya dibelokkan kembali ke jalur arteri Pantura untuk kembali ke Jakarta.

Sementara, di Pos Ciledug (jalur arteri perbatasan Jabar-Jateng), setiap kendaraan dari arah Jakarta yang keluar dari GT Ciledug 1 dibelokkan kembali menuju GT Ciledug 2 untuk kembali ke Jakarta.

Untuk kendaraan dari arah Jakarta menuju jalur arteri Ciledug yang menuju Jateng, akan diarahkan lurus sebelum dimasukkan kembali ke GT Ciledug 2.

Di Pos Ciwaringin (jalur arteri perbatasan Cirebon-Majalengka), kendaraan dari Bandung menuju Jateng akan diputarbalikkan di depan pos.

Kendaraan akan diarahkan kembali ke Bandung melalui jalur arteri.

Sementara, di Pos Kanci (jalur pantura perbatasan wilayah hukum Polres Cirebon Kota-Kabupaten Cirebon-Brebes), kendaraan dari arah Jakarta menuju Jateng yang melalui jalur arteri Pantura Kanci dibelokkan menuju GT Kanci untuk kembali ke Jakarta. (Kontributor Cirebon)


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar