Yamaha

Kejari Indramayu Bakal Dampingi Pertamina Balongan dalam Proses Ganti Rugi Ledakan

  Jumat, 07 Mei 2021   Erika Lia
Kepulan asap saat Kilang Pertamina Balongan Meledak [Dok Republika]
INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM- Kejaksaan Negeri (Kajari) Indramayu berencana mendampingi PT Pertamina Balongan dalam proses pemberian ganti rugi kepada warga terdampak kebakaran tangki kilang Balongan, 29 Maret 2021.
 
Kepala Kejari Indramayu, Deni Ahmad menjelaskan, dalam hal ini pihaknya terikat nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).
 
‎"Ada MoU antara Kejari dengan Pertamina. Kami siap mendampingi ketika Pertamina membutuhkan," katanya.
 
Dampak ledakan kilang minyak sendiri, diakuinya telah berdampak terhadap warga sekitar Balongan, termasuk kerugian immaterial. Namun, pihaknya menilai, kerugian immaterial setiap individu berbeda.
 
Menurut Deni, tuntutan ganti rugi tak serta dapat dipenuhi. Terlebih, bila sebuah tuntutan tak dilandasi hukum.
 
Dalam pandangannya, Pertamina tak hanya harus mengutamakan kepedulian sosial, pemberian ganti rugi pun harus akuntabel. Dampak pemberian ganti rugi pula harus diperhatikan supaya tak menimbulkan gejolak sosial.
 
"Aturan berlaku sama untuk semua warga yang terdampak. Tuntutan ganti rugi tak bisa mengistimewakan diri karena dekat dengan lokasi kejadian," tuturnya.
 
Sejauh ini, PT Pertamina sendiri diketahui telah mulai memberikan dana untuk perbaikan bangunan dan properti kepada warga yang terdampak ledakan.
 
Dana tersebut disalurkan melalui perbankan, yang merupakan hasil verifikasi tim gabungan teknis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Indramayu.
 
Unit Manajer Communication Relations & CSR Kilang Pertamina Balongan, Cecep Supriyatna mengatakan, dana yang diberikan bukan hanya ‎material. Di dalamnya termasuk pula upah tukang untuk mengerjakan perbaikan.
 
"Kami sudah memberikan dana ke rekening warga di Bank BRI yang telah terverifikasi kerusakan bangunan atau propertinya sudah dinyatakan layak dan lengkap," jelasnya.
 
Pada tahap awal, pihaknya menargetkan 429 buku ‎tabungan dibagikan kepada warga Desa Kesambi dan Wismajati, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.
 
Tahap II proses pemberian biaya perbaikan dilaksanakan mulai 6 Mei 2021 untuk 5 hari ke depan, dengan target 409 warga.
 
Dalam kesempatan itu Cecep meyakinkan, warga yang merasa terganggu secara mental akibat peristiwa tersebut, dapat mendatangi layanan psikososial "Griya Pelangi."
 
"Layanan ini diluncurkan 6 Mei dan dibuka Senin hingga Sabtu pukul 08.00-16.00 WIB," ujarnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar