Yamaha

H-5 Lebaran 2021, Jalur Mudik Alternatif Cirebon Sepi

  Sabtu, 08 Mei 2021   Erika Lia
Warga melintas di Jalan Ki Bagus Serit, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, yang lengang. Jalur ini biasanya digunakan sebagai jalur alternatif pemudik dari Jakarta menuju Cirebon dan Jawa Tengah. (Erika Lia)

CIWARINGIN, AYOCIREBON.COM- Sejumlah jalur alternatif di Kabupaten Cirebon lengang pada H-5 atau hari ke-3 larangan mudik, Sabtu, 8 Mei 2021.

Di jalur Jenun-Ciwaringin, tepatnya sepanjang Jalan Jenderal Urip Sumohardjo, Kecamatan Ciwaringin, arus lalu lintas nyaris sepi pemudik. Kendaraan yang melintas didominasi nomor polisi E yang menandai Wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan).

"Sebelum pandemi, jalan ini biasanya jadi jalur alternatif pemudik dari Jakarta menuju Cirebon dan Jawa Tengah," kata Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Ciwaringin, Yitno Mashudi kepada Ayocirebon.com, Sabtu, 8 Mei 2021.

Jalan Jenderal Urip Sumohardjo yang berstatus jalan provinsi ini biasanya dilintasi pemudik ketika jalur Pantura padat.

Jalur Jenun-Ciwaringin diketahui sepanjang 5 km yang menghubungkan 5 desa, antara Desa Ciwaringin hingga Desa Turi.

Yitno mengemukakan, pasca kebijakan larangan mudik, terdapat perbedaan mencolok pada situasi di jalur tersebut.

"Dulu banyak pemudik yang istirahat di desa sekitar sepanjang jalan ini, termasuk di sekitar kantor desa," tuturnya.

Bahkan, warung dadakan pun dulu banyak didirikan di sepanjang jalan. Namun, saat ini nyaris tiada sebab tak lagi ramai dilalui pemudik.

Kondisi jalur alternatif yang lengang juga tampak di sepanjang Jalan Ki Bagus Serit, Kecamatan Susukan. Di jalur ini, mayoritas pengendara yang melintas menggunakan kendaraan bernopol E.

Hanya 1-2 kendaraan pelintas tampak mengendarai kendaraan bernopol luar kota. Namun, rerata mereka tak membawa barang pada kendaraannya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar