bank bjb
  
Yamaha

Gus Yaqut Imbau Masyarakat di Zona Merah dan Oranye Sholat Idul Fitri di Rumah

  Selasa, 11 Mei 2021   Editor
Gus Yaqut Imbau Masyarakat di Zona Merah dan Oranye Sholat Idul Fitri di Rumah
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (dokumentasi Kemenag)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengimbau masyarakat yang berada di zona penyebaran Covid-19 merah dan oranye untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri 2021 di rumah masing-masing.

"Sholat Idul Fitri di daerah yang mengalami tingkat penyebaran Covid - 19  tergolong tinggi (zona merah dan zona oranye) agar dapat dilakukan di rumah masing-masing," kata Gus Yaqut, sapaannya, di Jakarta, Selasa, 11 Mei 2021.

Menurut Gus Yaqut, pelaksanaan Sholat Idul Fitri masih boleh dilakukan di masjid dan mushola. Hanya saja itu berlaku di zona aman atau kasus Covid-19 cenderung sedikit, misalnya zona hijau dan zona kuning. 

AYO BACA: Ridwan Kamil: Tidak Ada Larangan Sholat Idul Fitri di Jawa Barat

Untuk memberikan rasa aman terhadap umat Islam dan membantu program Negara dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 Kemenag telah menerbitan Panduan Penyelenggaraan Sholat Idul Fitri Tahun 1442 H / 2021 M di saat pandemi.

Panduan itu antara lain mengatur bahwa jika Sholat Idul Fitri dilaksanakan lapangan, maka setiap penyelenggara dan jemaah wajib menerapkan protokol kesehatan protokol Covid-19 secara ketat, dengan memperhatikan ketentuan berikut:

  1. Salat Idulfitri dilakukan sesuai rukun salat dan khutbah Idulfitri diikuti oleh seluruh jemaah yang hadir.
  2. Jemaah salat Idulfitri yang hadir tidak boleh melebihi 50% dari kapasitas tempat agar memungkinkan untuk menjaga jarak antarhsaf dan antarjemaah.
  3. Panitia salat Idulfitri dianjurkan menggunakan alat pengecek suhu dalam rangka memastikan kondisi sehat jemaah yang hadir.
  4. bagi para lansia/orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau perjalanan, disarankan tidak menghadiri salat Idulfitri di masjid dan lapangan.
  5. Seluruh jemaah agar tetap memakai masker selama pelaksanaan solat Idulfitri dan selama menyimak khutbah Idulfitri di masjid dan lapangan.
  6. Khutbah Idulfitri dilakukan secara singkat dengan tetap memenuhi rukun khutbah, paling lama 20 menit.
  7. Mimbar yang digunakan dalam penyelenggaraan salat Idulfitri di masjid dan lapangan agar dilengkapi pembatas transparan antara khatib dan jemaah.
  8. Sesudah pelaksanaan salat Idulfitri, jemaah kembali ke rumah dengan tertib dan menghindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik. 

AYO BACA: 9 Sunnah Idul Fitri Bagi Seorang Muslim Beserta Dalil dan Penjelasannya

"Panitia hari besar Islam/panitia salat Idulfitri sebelum menggelar salat Idulfitri di masjid dan lapangan terbuka wajib berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Pemerintah juga menyarankan untuk tidak melakukan open house. Lakukanlah silaturahim bersama keluarga terdekat aja," jelas Gus Yaqut.

Ditambahkan dia, Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan takbir keliling. Takbiran cukup dilaksanakan secara terbatas di masjid dan musalla, maksimal 10% dari kapasitas ruangan, atau dapat melakukan takbir secara virtual. 

AYO BACA: Khutbah Idul Fitri Sebagai Tuntunan Sholat di Rumah


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar