bank bjb
  

Tren Staycation, Hotel dan Restoran di Cirebon Raya Ramai Pengunjung

  Kamis, 20 Mei 2021   Erika Lia
Tren Staycation, Hotel dan Restoran di Cirebon Raya Ramai Pengunjung
Salah satu sudut Grage Lanai Resto, Kabupaten Kuningan.(dok. Ayocirebon.com)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Larangan mudik Lebaran 2021 yang dikeluarkan pemerintah demi mencegah penyebaran Covid-19, berdampak positif bagi hotel dan restoran di Kota Cirebon maupun Kabupaten Kuningan.

Sejak Covid-19 mewabah, staycation atau berlibur di kota sendiri menjadi tren baru. Ketika larangan mudik Lebaran 2021 diberlakukan, banyak orang yang akhirnya memilih berlibur di objek-objek wisata maupun hotel lokal.

Di Hotel Santika Cirebon, salah satunya, okupansi hotel diketahui meningkat pada libur lebaran tahun ini dibanding tahun lalu.

"Okupansi periode Lebaran 2021 lebih tinggi daripada okupansi Lebaran 2020," ungkap Public Relations Hotel Santika Cirebon, Chicko Handoyo kepada Ayocirebon.com.

Kenaikan okupansi berkisar 10%-20%. Tamu yang menginap didominasi warga lokal Cirebon dan sekitarnya.

Selain larangan mudik yang membuat masyarakat akhirnya memilih berlibur di kota sendiri, kenaikan itu menurutnya tak lepas pula dari paket yang ditawarkan pihaknya.

"Kami ada paket Staycation yang dikhususkan bagi pemegang KTP Cirebon," cetusnya.

Tak hanya hunian hotel, pengunjung restoran di Hotel Santika Cirebon pun meningkat.

Chicko mengungkapkan, situasi itu juga didorong adanya paket buka puasa bersama dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Kondisi menggembirakan juga dialami Grage Lanai Resto di Jalan Raya Sangkanurip, Desa Panawuan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan.

Restoran bernuansa alam ini banyak dikunjungi pelancong saat Idulfitri pada 13-14 Mei 2021. Tingkat kunjungan bahkan memuncak pada akhir pekan selama sisa libur lebaran.

"Lebaran pertama memang engak terlalu ramai, tapi sejak Jumat sampai Minggu (restoran) penuh," beber penanggungjawab Grage Lanai Resto Kuningan, Dhoni Amisudiana dan Dwi Heri, Kamis, 20 Mei 2021.

Peningkatan pengunjung sekitar 30%. Jumlah pengunjung pada libur Lebaran 2021 bahkan melampaui momen sama pada Lebaran 2019.

Sementara, mempertimbangkan pandemi Covid-19, Lebaran 2020 pihaknya terpaksa menutup restoran.

"Tahun ini, kami ada penambahan kapasitas tempat duduk," ujarnya.

Penambahan dimaksud berupa 2 saung baru. Meski hanya 2 saung, restoran berkapasitas normal 280 tempat duduk ini, didatangi pengunjung tanpa henti.

Tak sedikit pengunjung yang rela mengantri demi menghabiskan sisa libur lebaran di Grage Lanai.

Para pengunjung sendiri datang dari daerah-daerah di sekitar Kuningan, seperti Cirebon dan Indramayu, bahkan Brebes, Jawa Tengah.

Mengingat tren staycation saat pandemi, pihaknya menyarankan masyarakat yang hendak menikmati kuliner dengan pesona alam khas Gunung Ciremai di Grage Lanai, untuk melakukan pemesanan sebelumnya, terutama saat masa liburan.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar