bank bjb
  

60% Desa Bebas BABS, Majalengka Siap Jadi Kabupaten Sehat 2021

  Rabu, 26 Mei 2021   Erika Lia
60% Desa Bebas BABS, Majalengka Siap Jadi Kabupaten Sehat 2021
Toilet berbentuk boks telepon ala Inggris di Taman Raharja, Kabupaten Majalengka. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Pemkab Majalengka berencana turut serta dalam program Kabupaten Sehat 2021 yang digelar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Untuk ini, dibentuklah tim pembina Kabupaten Sehat dan forum Kabupaten Sehat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka, Eman Suherman menilai, Kabupaten Majalengka layak mengikuti gelaran program Kabupaten Kota Sehat (KKS) 2021.

AYO BACA: Nina Bersyukur Indramayu Tidak Zona Merah Seperti Kota Cirebon

Hingga April tahun ini, sebanyak 270 desa dari total 330 desa yang tersebar di 26 kecamatan dan 32 puskesmas se-Kabupaten Majalengka telah mendeklarasikan diri sebagai desa bebas perilaku buang air besar sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF).

Deklarasi ODF merupakan pernyataan desa bersangkutan bebas dari perilaku buang air besar sembarangan.

"Sampai saat ini, desa yang telah bebas buang air besar sembarangan mencapai 60,34% di 207 desa," kata Eman, Rabu, 26 Mei 2021.

ODF, lanjutnya, sebagai syarat verifikasi KKS. Setidaknya terdapat 7 tatanan KKS, masing-masing kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, kawasan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, serta kehidupan sosial yang sehat.

AYO BACA: Nama Sekda Kabupaten Kuningan Dicatut Penipu, Ancaman Beredar di WhatsApp

Dia meyakinkan, peran serta seluruh komponen menentukan peraihan penghargaan Kabupaten Sehat bagi Majalengka.

"Meski masih pandemi Covid-19, kami tetap berupaya fokus menata lingkungan dan sanitasi di desa-desa," tegasnya.

Keikutsertaan Kabupaten Majalengka  dalam program KKS 2021 sendiri dipandang sebagai apresiasi kepada daerah itu sebab dinilai berhasil membebaskan sedikitnya 60% desa/kelurahan dari perilaku BABS atau ODF.

AYO BACA: Tes Rapid Antigen di Kota Cirebon Bisa Dilakukan di Semua Puskesmas, Warga Dilayani Gratis


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar