bank bjb
  

Profil Khansa binti Amr, Penyair Kesayangan Nabi Muhammad

  Kamis, 27 Mei 2021   Aris Abdulsalam
Profil Khansa binti Amr,  Penyair Kesayangan Nabi Muhammad
ilustrasi Khansa Binti Amr [Youtube}

AYOCIREBON.COM— Profil  Khansa binti Amr dilahirkan pada zaman jahiliyah dan tumbuh besar di tengah suku bangsa Arab mulia, yaitu Bani Mudhar. 

Ia adalah seorang yang fasih, mulia, murah hati, tenang, pemberani, tegas, tak kenal pura-pura dan suka berterus terang. Selain keutamaan itu, ia pun pandai bersyair. 

Ia terkenal dengan syair-syairnya yang berisi kenangan kepada orang-orang tercinta yang telah tiada. Terutama kepada kedua orang saudara lelakinya, yaitu Muawiyah dan Sakhr yang telah meninggal dunia. Khansa sering bersyair tentang kedua saudaranya itu sehingga ia ditegur oleh Umar bin Khathab. 

Umar pernah bertanya kepada Khansa, "Mengapa matamu bengkak-bengkak?"

AYO BACA : Tata Cara Mandi Junub Beserta Bacaan Niat

"Karena aku terlalu banyak menangisi pejuang-pejuang Mudhar yang terdahulu," jawab Khansa.

Umar berkata, "Wahai Khansa, mereka semua ahli neraka."

"Justru itulah yang membuatku lebih kecewa dan sedih lagi. Dahulu aku menangisi Sakhr atas kehidupannya, sekarang aku menangisinya karena ia ahli neraka."

Usai memeluk Islam, syair Khansa lebih banyak berisi ketaatan seorang hamba kepada Tuhan. Karya Al Khansa bahkan mendapatkan pujian dan pengakuan dari Nabi Muhammad Saw.

AYO BACA : Tata Cara Sholat Tahajud 11 Rakaat Beserta Bacaan Niat

Dalam sebuah riwayat lain, sahabat Adi bin Hatim dan saudarinya Safanah binti Hatim datang ke Madinah dan menghadap Rasulullah. Adi berkata, "Ya Rasulullah, dalam golongan kami ada orang yang paling pandai dalam bersyair, orang yang paling pemurah hati, dan orang yang paling pandai berkuda."

Mendengar hal itu, Baginda meminta Adi bin Hatim menyebutkannya. Adi bin Hatim pun menyebutkan orang-orang itu. "Yang paling pandai bersyair adalah Umru'ul Qais bin Hujr dan orang yang paling pemurah hati adalah Hatim Ath-Tha'i, ayahku. Sedangkan yang paling pandai berkuda adalah Amru bin Ma'dikariba."

Seketika, Rasulullah menukas nama-nama yang disebutkan Adi bin Hatim. Kemudian, Baginda bersabda, "Apa yang telah engkau katakan itu salah, wahai Adi bin Hatim. Orang yang paling pandai bersyair adalah Al-Khansa binti Amru dan orang yang paling murah hati adalah Muhammad Rasulullah serta orang yang paling pandai berkuda adalah Ali bin Abi Thalib."

Kemampuannya bersyair pun diakui oleh banyak sahabat Rasulullah. Jarir RA pernah ditanya oleh sesorang, "Siapakah yang paling pandai bersyair?" Jarir pun berkata "Kalau tidak ada al-Khansa tentu aku." 

Bakatnya sebagai seorang penyair sangat mumpuni. Begitu pun kasih sayang terhadap suami dan keempat anaknya yang tiada tara.

AYO BACA : Tata Cara Sholat Dhuha 1 Ra,kaat dan Bacaan Niat


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar