bank bjb
  

Pembukaan Gelombang 17 Prakerja Kemungkinan Sebelum Akhir Juni

  Kamis, 27 Mei 2021   Aini Tartinia
Pembukaan Gelombang 17 Prakerja Kemungkinan Sebelum Akhir Juni
Pada semester 1, program Kartu Prakerja membuka gelombang sebanyak lima kali, yakni dari gelombang 12 hingga 16.
Pembukaan gelombang 17 Prakerja diprediksi sebelum akhir Juni 2021. Hal ini setelah pihak manajamen pelaksana memastikan jadwal pembukaan gelombang tambahan tersebut tidak lebih dari semester 1.
 
JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Pada semester 1, program Kartu Prakerja membuka gelombang sebanyak lima kali, yakni dari gelombang 12 hingga 16.
 
Pada gelombang-gelombang tersebut, sebanyak 44.000 orang dicabut kepesertaannya lantaran tidak membeli pelatihan pertama hingga batas waktu yang ditentukan. Kuota orang-orang yang dicabut kepesertaannya tersebut yang nantinya dijadikan kuota untuk gelombang 17. 
 
Lalu kapan pembukaan Gelombang 17 Prakerja?
 
Lantas, kapan pembukaan gelombang 17 dilakukan? Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan pihaknya sedang menunggu arahan dari Komite Cipta Kerja (KCK).
 
"Tunggu saja pengumumannya. Namun yang jelas Gelombang 17 harus selesai di semester I. Kami sedang menunggu arahan KCK. Pasti kami infokan," kata Denni dalam jumpa persnya, Kamis 20 Mei 2021.
 
Namun sebelumnya, Louisa menuturkan bahwa jadwal pembukaan gelombang 17 akan diumumkan setelah pihaknya selesai melakukan rekonsiliasi data. Ayojakarta.com memprediksi bahwa pembukaan gelombang 17 tidak akan melewati akhir Juni 2021.
 
Nantinya, pendaftar yang lolos, berhak mendapatkan insentif uang tunai sebesar Rp 3.55 juta dari program Kartu Prakerja.
 
Rincian insentif sebesar Rp 3.55 juta yaitu Rp 1 juta untuk pembelian pelatihan (tidak dapat dicairkan), Rp 600 ribu selama 4 bulan yang akan dicairkan ke rekening masing-masing setelah menyelesaikan pelatihan, menerima sertifikat, dan memberikan rating atau ulasan, dan Rp 150 ribu untuk insentif survei, yang juga akan masuk ke rekening masing-masing.
 
Sebelumnya, ada banyak peserta gagal di gelombang-gelombang sebelumnya. Hal ini membuat Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja membeberkan alasannya, salah satunya terkait unggahan berkas KTP.
 
Lalu, bagaimanakah cara untuk mengunggah KTP di laman Kartu Prakerja yang baik dan benar? Berikut Ayojakarta rangkum tipsnya:
 
1. Foto KTP dengan pencahayaan yang cukup (tidak ada bayangan yang tertangkap kamera)
 
2. Potong file foto KTP dengan menyisakan bagian atas, bawah, kanan, kiri (agar diperlihatkan sisi dari tempat mengambil foto)
 
3. Sesuaikan ukuran file foto KTP dengan yang ditentukan
 
4. Jika ukuran file foto KTP lebih besar, agar mengubah ukuran terlebih dahulu (compress foto).
 
Berikut Ayojakarta rangkum cara mendaftar Kartu Prakerja :
 
• Masuk ke laman prakerja.go.id
 
• Masukkan nama lengkap, alamat e-mail, dan kata sandi
 
• Cek email masuk dari Kartu Prakerja untuk aktivasi. Setelah itu, kembali ke laman prakerja.go.id
 
• Masukkan e-mail dan kata sandi yang baru dibuat
 
• Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir
 
• Klik tombol 'berikutnya'
 
• Isi data diri di form pengisian (nama lengkap, alamat e-mail, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, lalu klik 'berikutnya'
 
• Masukkan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS oleh pihak Prakerja
 
• Mengisi tes motivasi selama 1 menit
 
• Tunggu email pemberitahuan setelah tes selesai dikerjakan
 
• Jika sudah mendapat e-mail pemberitahuan, kembali ke laman prakerja.go.id, dan klik pada tulisan 'gabung ke gelombang 17' (jika sudah di buka).
 
Lalu, bagaimana cara bagi yang gagal di 2020 dan ingin kembali mendaftarkan diri di Kartu Prakerja tahun 2021? Berikut tata cara bagi peserta yang akan daftar kembali namun sudah mempunyai akun prakerja:
 
• Masuk ke laman prakerja.go.id
 
• Masukkan email dan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya
 
• Menuju ke laman dashboard di profile Prakerja masing-masing
 
• Peserta dapat langsung klik 'gelombang 17' (jika sudah di buka).

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar