bank bjb
  
Yamaha

Tren Kasus Meningkat, Penerima Vaksin Covid-19 Tembus 500 Ribu per Hari

  Selasa, 01 Juni 2021   Editor
Tren Kasus Meningkat, Penerima Vaksin Covid-19 Tembus 500 Ribu per Hari
ilustrasi -- lansia penerima vaksin Covid-19. (Ayocirebon.com/Nur Khansa Ranawati)

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Meski Indonesia tengah berada dalam tren peningkatan kasus Covid-19, namun jumlah penerima vaksin Covid-19 pun meningkat sampai 500 ribu dosis per hari.

 

Terkait tren peningkatan kasus, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan hal ini terkait kasus pasca libur panjang Lebaran 2021. Setelah sempat mencapai angka di bawah 90 ribu, kasus aktif nasional saat ini kembali mencapai kisaran angka 100 ribu kasus.

“Sudah ada kenaikan, walaupun angka ini memang masih jauh di bawah angka puncak yang pernah kita capai di awal tahun yang berkisar 170 ribu (kasus aktif),” ujarnya, dikutip Ayocirebon.com dari laman Setkab.co.id, Selasa, 1 Juni 2021.

Tren peningkatan kasus itu diprediksi memuncak sekitar 5-7 pekan setelah masa libur panjang Lebaran 2021. Pemerintah pun menyiapkan skenario guna mengantisipasi lonjakan kasus.

“Seluruh rumah sakit sudah kita persiapkan, obat-obatan juga sudah kita persiapkan. Arahan Bapak Presiden adalah dipastikan bahwa seluruh daerah tetap menjalankan disiplin protokol kesehatan 3M dengan baik,” ujar Budi.

Terkait vaksin Covid-19, Budi mengungkapkan, dengan pasokannya yang memadai, kecepatan vaksinasi kembali tembus 500 ribu per hari.

"Alhamdulillah bulan ini kita memiliki stok yang ada di tangan sekitar 20 juta , jadi kalau dibagi 30 hari mampu lah kita menyuntik sebanyak 500-650 ribu suntikan per hari,” kata dia.

Hingga 30 Mei, cakupan pelaksanaan vaksinasi telah mencapai 26,9 juta dosis. Dengan percepatan yang terus dilaksanakan, Budi optimistis cakupan vaksinasi akan segera mencapai 27 juta dosis.

Dia juga meminta agar jajaran pemerintah di daerah terus mempercepat laju vaksinasi dan diprioritaskan bagi lansia yang rentan. Prioritas itu diharapkan dapat mengurangi tingkat keterisian di rumah sakit.

"Insyaallah yang wafat juga akan banyak berkurang,” ujarnya.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar