bank bjb
  

Tata Tertib Tes CPNS dan PPPK 2021 Termasuk Lulusan SMA, Persiapan Pembukaan CASN

  Jumat, 04 Juni 2021   A. Dadan Muhanda
Tata Tertib Tes CPNS dan PPPK 2021 Termasuk Lulusan SMA, Persiapan Pembukaan CASN
Tata tertib Tes CPNS 2021

AYOCIREBON.COM--Pemerintah segera mengumumkan jadwal pembukaan pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), termasuk CPNS dan PPPK. Meskipun jadwal pendaftaran tes CPNS 2021 belum diumumkan, namun Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah mengingatkan calon peserta tentang tata tertib ujian seleksi CASN.

Dikutip dari keterangan BKN, Jumat (4/6/2021), ada enam tata tertib pelaksanaan seleksi CPNS 2021 yang harus dipatuhi.

Berikut Tata Tertib dalam tes CPNS 2021 dan PPPK 2021 termasuk lulusan SMA

  1. Peserta hadir paling lambat 60 menit sebelum seleksi dimulai.
  2.  Pemberian PIN registrasi kepada peserta ditutup lima menit sebelum jadwal seleksi dimulai.
  3. Peserta seleksi CASN wajib membawa KTP asli dan masih berlaku atau Surat Keterangan Pengganti KTP yang masih berlaku atau Kartu Keluarga asli atau salinannya yang dilegalisir basah oleh pejabat berwenang.
  4. Peserta CPNS 2021 dan PPPK wajib membawa kartu peserta seleksi.
  5. Peserta harus sesuai dengan foto yang ada di kartu peserta.
  6. Terakhir, peserta menggunakan pakaian rapi, sopan dan bersepatu. "Kaos, celana jeans dan sandal tidak diperkenankan," demikian ditulis BKN.

Selain itu, BKN juga menentukan sejumlah larangan. Peserta CPNS 2021 dan PPPK antara lain dilarang bertanya atau berbicara dengan sesama peserta selama seleksi berlangsung, serta dilarang menerima atau memberikan sesuatu dari atau kepada peserta lain tanpa seizin panitia selama seleksi berlangsung, kemudian juga dilarang keluar ruangan seleksi kecuali memperoleh izin dari panitia.

Peserta CPNS 2021 dan PPPK juga dilarang membawa makanan dan minuman dalam ruang seleksi, dan dilarang merokok dalam ruangan seleksi.

Peserta CPNS 2021 dan PPPK di dalam ruangan seleksi juga dilarang membawa buku atau catatan lainnya, kalkulator, gawai, kamera dalam bentuk apapun, jam tangan dan alat tulis, senjata api atau senjata tajam atau sejenisnya, serta dilarang menggunakan komputer selain untuk aplikasi CAT.

Sanksi

BKN juga menetapkan saksi bagi peserta yang melanggar tata tertib.

Peserta yang terlambat hadir dari jadwal seleksi tidak diperkenankan masuk untuk mengikuti seleksi atau dianggap gugur. Peserta yang tidak membawa dokumen tidak diperkenankan mengikuti seleksi atau dianggap gugur.

AYO BACA : Cara Membuat SKCK Online untuk Persyaratan Tes CPNS 2021

"Peserta yang melanggar ketentuan larangan, tidak diperkenankan mengikuti seleksi atau dianggap gugur," jelas pihak BKN.

Terakhir, peserta yang melanggar ketentuan larangan dikenakan sanksi teguran lisan oleh Tim Pelaksana CAT BKN sampai dibatalkan sebagai peserta seleksi.

BATAL DIBUKA 31 MEI

Sebelumnya, pendaftaran CPNS 2021 akan dibuka 31 Mei 2021. Namun, kemudian diundur karena satu dan lain hal.

UPDATE TERBARU DARI BKN

Sementara itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan informasi mengenai rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021.

Rekrutmen CPNS 2021 yang diadakan BKN ini ditunggu-tunggu oleh mereka yang ingin segera mendaftarkan diri di instansi masing-masing.

Pernyataan BKN soal rekrutmen CPNS 2021 tersebut diungkapkan dalam akun Instagram @bkngoidofficial pada Sabtu 29 Mei 2021.

Jreng-jreng. #SobatBKN, Kali ini Mimin ga jelaskan detail isi surat ya. Karena makin ke sini Mimin makin yakin para calon pelamar rekrutmen CASN termasuk pada barisan terbaik dalam literasi (seharusnya ),” kata caption dalam postingan tersebut.

AYO BACA : Formasi Tes CPNS 2021 dan CASN Kota Cirebon

Cuzzz, pelajari dengan seksama Surat Kepala BKN tersebut, terus gelorakan budaya baca,baca, baca,” ucapnya lagi dikutip Ayojakarta. 

Surat yang ditandatangani di Jakarta, 28 Mei 2021 itu menjelaskan mengenai persiapan rekrutmen CPNS 2021.

“Seleksi Kompetensi PPPK Guru Tahun 2021 dibebankan pada anggaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi,” ujar pengumuman dari BKN.

Setiap Instansi Pusat, dan daerah wajib membentuk Tim Panitia Seleksi Pengadaan Instansi, Petugas Verifikasi, Petunjuk Teknis Verifikasi, Petugas Helpdesk Instansi dan Pengumuman persyaratan pendaftaran seleksi instansi masing-masing,” tutur BKN.

Tidak lupa, bagi PPK Instansi Daerah, BKN mengingatkan untuk menyiapkan segala sarana, dan prasarana terkait protokol kesehatan pandemi Covid-19.

Surat usulan ini paling sedikit memuat informasi tentang; Nama Gedung/Tempat Lokasi ujian, Alamat lokasi tujuan, Kabupaten atau Kota lokasi ujian tersebut berada, Jumlah ruangan yang akan digunakan ujian,” tutur BKN lagi.

Jumlah PC per ruangan yang akan digunakan ujian, dan Jumlah Sesi yang akan diadakan per hari, dimana jumlah sesi yang diadakan dalam satu hari pada satu lokasi ujian maksimal 3 sesi,” ujarnya menerangkan.

BKN melanjutkan, instansi pusat maupun daerah yang akan menggunakan fasilitas tempat BKN baik di pusat, daerah, atau unit penyelenggara teknis harus mengajukan usulan terlebih dahulu.

Pengajuan surat tersebut paling lambat tanggal 4 Juni 2021,” kata pengumuman BKN.

Mengingat masih terdapat peraturan pengadaan CPNS, PPPK non-guru, dan PPPK Guru tahun 2021 yang masih ada usulan revisi kebutuhan instansi, maka jadwal pelaksanaan selesksi akan diinformasikan lebih lanjut,” tutup pengumuman dari BKN itu. 

 

AYO BACA : Link Download Materi Latihan Tes CPNS 2021


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar