bank bjb
  

Penutupan Gelombang 17 Prakerja Hari Ini, Buruan Daftar!

  Senin, 07 Juni 2021   Icheiko Ramadhanty
Penutupan Gelombang 17 Prakerja Hari Ini, Buruan Daftar!
Gelombang 17 Kartu Prakerja telah dibuka dengan kuota peserta 44 ribu, dimungkinkan ditutup hari ini pukul 12.00 WIB.

JAKARTA, AYOCIREBON.COM -- Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja resmi membuka gelombang 17 pada hari ini, Sabtu 5 Juni 2021. Gelombang 12 resmi dibuka pada pukul 12.00 WIB.

Hal itu dikatakan oleh Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu.

"Gelombang 17 dibuka hari ini jam 12.00 WIB," kata dia kepada awak media, Sabtu 5 Juni 2021.

AYO BACA: Modal Utama Lolos Kartu Prakerja Gelombang 17

Untuk informasi, gelombang 17 Kartu Prakerja hanya akan menyediakan 44 ribu kuota peserta. Jumlah itu dihasilkan dari pencabutan status kepesertaan di gelombang 12 hingga 16.

Nantinya, pendaftar yang lolos, berhak mendapatkan insentif uang tunai sebesar Rp 3.55 juta dari program Kartu Prakerja.

Rincian insentif sebesar Rp 3.55 juta yaitu Rp 1 juta untuk pembelian pelatihan (tidak dapat dicairkan), Rp 600 ribu selama 4 bulan yang akan dicairkan ke rekening masing-masing setelah menyelesaikan pelatihan, menerima sertifikat, dan memberikan rating atau ulasan, dan Rp 150 ribu untuk insentif survei, yang juga akan masuk ke rekening masing-masing.  

AYO BACA: Gelombang 17 Prakerja Dibuka untuk 44 Ribu Orang, Simak Cara Daftar, Unggah KTP yang Benar, dan Ulang Pendaftaran Bagi yang Gagal

Namun, pembukaan gelombang 17 hanya memakan waktu tiga hari saja. Durasi ini lebih singkat jika dibandingkan dengan pembukaan gelombang-gelombang lain yang memakan waktu lima hari.

Berdasarkan pantauan Ayojakarta.com di dashboard resmi prakerja.go.id, gelombang 17 akan ditutup pada hari ini, Senin 7 Juni 2021. Biasanya, gelombang Kartu Prakerja ditutup pada pukul 12.00 WIB.

AYO BACA: Tips dan Syarat Agar Lolos Prakerja Gelombang 17

Sebelumnya, ada banyak peserta gagal di gelombang-gelombang sebelumnya. Salah satunya terkait unggahan berkas KTP. Lalu, bagaimanakah cara untuk mengunggah KTP, agar pendaftaran Gelombang 17 Prakerja tidak gagal?

Berikut tips mengunggah KTP untuk daftar Kartu Prakerja, seperti dilansir dari Ayojakarta.com

  1. Foto KTP dengan pencahayaan yang cukup (tidak ada bayangan yang tertangkap kamera)
  2. Potong file foto KTP dengan menyisakan bagian atas, bawah, kanan, kiri (agar diperlihatkan sisi dari tempat mengambil foto)
  3. Sesuaikan ukuran file foto KTP dengan yang ditentukan
  4. Jika ukuran file foto KTP lebih besar, agar mengubah ukuran terlebih dahulu (compress foto).

Cara daftar Kartu Prakerja:

  • Masuk ke laman prakerja.go.id
  • Masukkan nama lengkap, alamat e-mail, dan kata sandi
  • Cek email masuk dari Kartu Prakerja untuk aktivasi. Setelah itu, kembali ke laman prakerja.go.id
  • Masukkan e-mail dan kata sandi yang baru dibuat
  • Masukkan nomor KTP dan tanggal lahir
  • Klik tombol 'berikutnya'
  • Isi data diri di form pengisian (nama lengkap, alamat e-mail, alamat tempat tinggal, alamat domisili, pendidikan, status kebekerjaan, foto KTP, lalu klik 'berikutnya'
  • Masukkan nomor telepon dan kode OTP yang dikirimkan melalui SMS oleh pihak Prakerja
  • Mengisi tes motivasi selama 1 menit
  • Tunggu email pemberitahuan setelah tes selesai dikerjakan
  • Jika sudah mendapat e-mail pemberitahuan, kembali ke laman prakerja.go.id, dan klik pada tulisan 'gabung ke gelombang 17'.

Bagi yang sempat gagal mengikuti program ini, lalu ingin kembali mendaftar tetapi masih mempunyai akun, begini tips mengulang pendaftaran Kartu Prakerja.

  • Masuk ke laman prakerja.go.id
  • Masukkan email dan kata sandi yang sudah dibuat sebelumnya
  • Menuju ke laman dashboard di profile Prakerja masing-masing
  • Peserta dapat langsung klik 'gelombang 17'.

Demikian informasi penutupan Gelombang 17 Prakerja, berikut dengan tips cara unggah KTP yang benardaftar Kartu Prakerja, dan mengulang pendaftaran Kartu Prakerja untuk yang sempat gagal mengikuti program.


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar