bank bjb
  

Banyak Melanggar, SIM Pengendara Bisa Dicabut

  Senin, 07 Juni 2021   Idham Nur Indrajaya
Banyak Melanggar, SIM Pengendara Bisa Dicabut
Surat Izin Mengemudi (SIM) dicabut oleh polisi bilamana pengendara pemilik surat izin tersebut banyak melanggar aturan. (Ilustrasi Ayobandung.com/Kavin Faza)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Surat Izin Mengemudi (SIM) dicabut oleh polisi bilamana pengendara pemilik surat izin tersebut banyak melanggar aturan. Hal ini sebagaimana Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) nomor 5 Tahun 2021 yang diundangkan pada Februari silam. 

Kurang lebih aturan ini menyatakan, polisi berhak melakukan pencabutan SIM pengguna kendaraan bermotor yang pelanggarannya sudah mencapai jumlah tertentu. Jumlah itu dihitung berdasarkan poin pelanggaran yang dicatat oleh petugas. 

Dalam Pasal 37 ayat 2 Perpol tersebut, dijelaskan jenis pinalti yang dikenakan kepada pelanggar yang akumulasi poinnya mencapai 12 dan 18 poin. Pengendara dengan 12 poin akan dikenakan Pinalti 1 sementara pengendara dengan 18 poin dikenakan Pinalti 2. Pengendara yang dikenai Pinalti 1 dan 2 sama-sama tidak dapat memperpanjang atau melakukan pergantian SIM. 

Terkait dengan Pinalti 1, Pasal 38 memberikan penjelasan soal sanksi yang dikenakan. Dalam ayat 1 Pasal 38, dikatakan pengendara akan dicabut SIM-nya jika dikenai Pinalti 1. 

"Dikenai sanksi penahanan sementara SIM atau pencabutan sementara SIM sebelum putusan pengadilan," bunyi ayat tersebut, dikutip dari Ayobandung.com, Senin, 7 Juni 2021.

Sementara itu, sanksi untuk Pinalti 2 diatur dalam Pasal 39. Dalam Pasal itu disebutkan, pemilik SIM dengan 18 poin atau yang dikenai Pinalti 2 akan dicabut SIM-nya dan harus menunggu masa waktu sanksi habis.

"Pemilik SIM yang mencapai 18 poin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 37 ayat 2 huruf b, dikenai sanksi pencabutan SIM atas dasar pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," bunyi Pasal 39 ayat 1. 

Dalam Pasal 33 ayat 2, disebutkan ada dua jenis pelanggaran pidana yang dihitung poinnya, yaitu pelanggaran lalu-lintas dan kecelakaan lalu-lintas. Kedua jenis pelanggaran itu memiliki jumlah poin yang berbeda. Jumlah poin itulah yang akan diakulumasi dan dijadikan dasar pencabutan SIM apabila pemilik SIM sudah mengumpulkan 12 atau 18 poin. 


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar