Yamaha

Tips Hadapi Banjir dari BPBD Jabar

  Kamis, 10 Juni 2021   Idham Nur Indrajaya
ilustrasi banjir. (ist)

BANDUNG, AYOCIREBON.COM -- Banjir adalah salah satu bencana alam yang cukup sering terjadi di wilayah Jabar, khususnya saat musim hujan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, Dani Ramdan, membagikan tips untuk menghadapi banjir untuk ruang lingkup keluarga melalui siaran “Podcast Juara: Mengenal Peta Rawan Bencana di Jawa Barat” yang diunggah Rabu malam, 9 Juni 2021, di kanal Youtube Jabarprov TV.

AYO BACA: 10 Bencana Ini Rawan Terjadi di Jawa Barat

Menurut Dani, hal pertama yang perlu diperhatikan saat banjir terjadi adalah tinggi muka air. Tinggi muka air sendiri dihitung berdasarkan permukaan air sungai yang ada di sekitar lokasi banjir. Akan tetapi, secara sederhananya, perhitungan saat banjir bisa ditinjau dari seberapa tingginya banjir menyentuh tubuh manusia dewasa.

“Kalau air sudah sampai ke betis, artinya barang-barang harus dinaikkan ke lantai dua atau ke tempat yang lebih tinggi,” ujar Dani, melansir Ayobandung.com.

Selanjutnya, jika banjir sudah setinggi lutut orang dewasa, bayi dan lansia yang ada di dalam rumah sudah harus dievakuasi keluar. Pasalnya, dua kategori usia tersebut merupakan kategori yang menjadi prioritas dalam evakuasi bencana. Dani pun menyarankan untuk mengevakuasi barang-barang berharga.

AYO BACA: Indramayu Masuk 10 Kabupaten Rawan Bencana di Jawa Barat

“Kalau sudah selutut, bayi dan lansia sudah harus keluar rumah, dan pindahkan barang-barang berharga,” katanya.

Terakhir, jika banjir sudah mencapai pinggang orang dewasa, semua anggota keluarga sudah harus dievakuasi keluar rumah. Listrik di rumah pun sebaiknya dimatikan untuk menghindari korslet.

“Kalau sudah sepinggang, semua anggota keluarga sudah harus keluar dari rumah. Listrik dimatikan,”pungkas Dani.  

AYO BACA: Antisipasi Gempa Bumi, Masyarakat Bisa Ikuti Saran Ini


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar