bank bjb
  

BST Rp 300 RibuTelat Cair, Ini Penjelasan MensosTri Risma

  Senin, 14 Juni 2021   Yogi Faisal
BST Rp 300 RibuTelat Cair, Ini Penjelasan MensosTri Risma
Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini saat mengunjungi Pusat Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa, Cibinong, Kabupaten Bogor.
BOGOR, AYOCIREBON.COM - Bantuan sosial tunai atau BST sebesar Rp300.000 terlambat cair sejak April 2021 karena ada masalaha dministrasi di Kementeian Keuangan. Menteri Sosial Republik Indonesia Tri Rismaharini angkat suara, soal penyebab belum cairnya BST (Bantuan Sosial Tunai) sebesar Rp300 ribu tersebut.
 
Wanita yang akrab disapa Risma ini menjelaskan, belum cairnya BST Rp 300 ribu dari Kementerian Sosial itu merupakan buntut dari permasalahan yang terjadi di Kementerian Keuangan.
 
Kendati demikian, Risma mengaku belum bisa bicara banyak mengenai hal tersebut, lantaran pihaknya belum menerima informasi resminya dari Kementerian Keuangan.
 
"Terakhir, BST Rp 300 ribu itu yang sudah cair periode April. Untuk periode Mei dan Juni belum. Kemarin ada masalah dari Kementerian Keuangan. Masalahnya apa kami juga masih tunggu kepastian dan informasi resminya," katanya kepada ayobogor.com, saat mengunjungi Pusat Rehabilitasi Vokasional Bina Daksa, Cibinong, Kabupaten Bogor, akhir pekan kemarin.
 
Risma memastikan permasalahan yang terjadi di Kementerian Keuangan akan berdampak pada molornya pencairan BST Rp 300 ribu tersebut. 
 
"Tentunya ini sangat berdampak, karena di kami di Kementerian Sosial tidak ada anggarannya. Karena untuk satu bulan pencairan, BST Rp 300 ribu itu membutuhkan anggaran Rp 3 triliun," ujarnya.
 
Disinggung soal prediksi kapan BST Rp 300 ribu itu bakal cair, hingga rencana memperpanjang program BST, Risma mengaku belum bisa memastikan hal itu.
 
"Jujur ini tidak mudah karena uang yang dikeluarkan besar, satu bulan itu 3 triliun, intinya kami masih menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan. Saya belum bisa bicara banyak karena belum ada informasi resminya," tutupnya.
 
Jika sudah  dianggarkan, anggaran bansos nanti bisa dicek melalui infomrasi di bawah ini

 Program bantuan sosial tunai (BST) Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp300 Ribu diperpanjang hingga bulan Juni 2021.

Program ini diberikan untuk meringankan beban masyarakat saat pandemi Covid-19. Terakhir, Kemensos menyalurkan BST hingga April 2021. BST selanjutnya untuk pencairannya akan dirapel, yakni pada bulan Mei dan Juni 2021.

Lantas, bagaimana cara cek penerima BST Rp300 Ribu?

Untuk mengecek apakah terdaftar sebagai penerima bansos dari Kemensos, masyarakat secara mandiri dapat memeriksanya melalui cekbansos.kemensos.go.id. Nantinya, kamu akan dapat melihat apakah terdaftar sebagai penerima BST atau tidak.

Cara Cek Penerima BST Rp300 Ribu

1. Pertama, buka laman cekbansos.kemensos.go.id

2. Kemudian, masukkan Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan.

3. Lalu, masukkan nama lengkap sesuai KTP.

4. Setelah, itu masukkan kode pada kolom.

5. Terakhir, klik tombol "cari".

Nantinya, akan muncul hasil pada data pencarian berupa alamat penerima, periode bansos, dan identitas penerima. Sistem akan mencocokkan nama KPM dan wilayah yang diinput dan membandingkan dengan nama yang ada dalam database Kemensos.

Proses pencairan bansos dapat dilakukan melalui bank anggota Himbara, seperti BNI, BRI, Bank Mandiri, serta BTN. 

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua pendaftar mendapat bantuan sosial secara otomatis dari pemerintah. Setiap program bantuan sosial mempunyai syarat dan mekanisme masing-masing.

Mekanisme dan syarat ini ditentukan oleh penyelenggara program sesuai variabel yang dibutuhkan dalam DTKS dan dibatasi oleh kuota yang sudah ditentukan.

Sementara itu, bagi masyarakat yang sudah terdaftar di DTKS, nantinya bisa diusulkan sebagai penerima program bantuan sosial dan pemberdayaan pemerintah pusat maupun daerah.

Cara Pencairan BST Rp300 Ribu

Penerima BST Rp300 ribu akan menerima surat undangan dari pihak pejabat daerah, atau dalam hal ini Ketua RT.

Dari undangan tersebut, masyarakat akan diarahkan mengambil bansos ke kantor pos, sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Undangan tersebut berisi barcode serta informasi dasar penerima bantuan dan wajib dibawa saat akan mengambil bansos.

Selain surat undangan, penerima bansos juga wajib membawa KTP atau Kartu Keluarga (KK). Setelah menunjukkan undangan dan KTP atau KK, petugas akan melakukan scanning barcode pada surat undangan.

Saat sudah selesai, masyarakat akan langsung menerima bansos tunai Rp300 ribu. Untuk diketahui, saat mencairkan dana bansos tunai Rp300 ribu ini tidak dikenakan potongan apapun.

Diketahui ebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi menyalurkan Bansos 2021 pada 4 Januari 2021. Ada tiga jenis bansos yang diluncurkan ke 34 provinsi, yakni PKH, program sembako, dan BST.

 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar