bank bjb
  

Bun, Ini Dia Pengaruh Makanan Pedas Pada ASI

  Rabu, 16 Juni 2021   Handy Dannu Wijaya
Bun, Ini Dia Pengaruh Makanan Pedas Pada ASI
Bun, Ini Dia Pengaruh Makanan Pedas Pada ASI

AyoCirebon.com - Apa saja pengaruh makanan pedas pada ASI bunda ? Makanan indonesia terkenal diracik dari berbagai bahan untuk menambah lezat sebuah masakan. Dari kombinasi berbagai bahan itu memicu munculnya banyak rasa seperti asin, gurih apalagi pedas. Saking dekatnya orang indonesia dengan rasa pedas, akan ada sensasi yang kurang andai rasa pedas itu tidak ada. Tapi ada sebuah mitos yang berkembang di masyarakat, dimana dikatakan kalau bunda menyusui tidak boleh memakan makanan pedas karena katanya berdampak terhadap sang bayi. Betulkah demikian ?

Ada banyak kepercayaan atau informasi yang beredar di masyarakat seputar bunda menyusui. Sayangnya mitos-mitos itu seringkali diterima tanpa diperiksa kebenarannya meski tidak memiliki sumber yang kuat. Hal ini menyebabkan bunda menyusui menjadi tidak nyaman karena merasa tidak bebas dalam mengurus sang bayi.

Salah satu mitos yang paling terkenal terkait bunda menyusui adalah pantangan untuk memakan makanan pedas. Memakan makanan pedas dipercaya bisa merubah rasa dan kualitas susu bunda sehingga dapat menyebabkan seorang anak mengalami masalah pencernaan.

Faktanya, ASI diproduksi dengan mengambil nutrisi dari dalam darah dan bukan berasal dari pencernaan. Dapat disimpulkan kalau zat gizi yang dikandung oleh ASI sudah melalui proses penyaringan terlebih dahulu. Meski begitu, diketahui pula kalau terdapat kemungkinan kalau sebagian kecil zat yang bunda makan akan masuk ke dalam ASI.

Bunda menyusui tetap tidak disarankan untuk memakan makanan pedas secara berlebihan. Bagaimanapun juga, bunda menyusui tetap harus menjaga asupan makanan yang ia konsumsi agar kualitas ASI tetap terjaga dengan baik. Terutama bagi bayi yang baru lahir, ASI adalah makanan utama yang dbundatuhkan oleh bayi untuk tumbuh.

Mengkonsumsi makanan pedas mungkin tidak berdampak secara langsung kepada bayi, namun pengaruhnya tetap dapat dirasakan oleh bunda. Konsumsi makanan pedas secara berlebihan dapat memicu masalah pencernaan dan dehidrasi. Selain itu, cabai yang merupakan bahan utama dalam membuat makanan pedas mengandung zat yang dinamakan capsaicin. Konsumsi tidak pasti dari zat capsaicin inilah yang menyebabkan diare. 

Pada beberapa penelitian ditemukan fakta kalau bayi memiliki indra yang lebih sensitif pada zat capsaicin ini sehingga memicu diare karena alergi yang mempengaruhi pencernaan. 

Ada beberapa tanda yang bisa bunda lihat untuk mengetahui apakah bayi ternyata sensitif setelah minum ASI dari bunda yang baru saja mengkonsumsi makanan pedas, yaitu :

  • Mengalami diare 
  • Menangis 
  • Siklus tidur menjadi kacau 
  • Munculnya ruam pada kulit bayi

Belum ada penelitian yang secara pasti dapat memperkirakan berapa lama zat yang memicu rasa pedas ini dapat bertahan didalam ASI. Karena itu, bunda menyusui direkomendasikan untuk mengurangi atau bahkan menunda mengkonsumsi makanan pedas dengan mempertimbangan kesehatan dan kekebaan tubuh dari bayi.

Selain itu, bunda menyusui lebih disarankan untuk mengkonsumsi vitamin dan suplemen yang dapat memperlancar produksi ASI. Ada beberapa pilihan makanan yang dapat bunda konsumsi, diantaranya adalah daun katuk, papaya hijau, kurma dan kacang arab. Bunda menyusui juga direkomendasikan untuk meminum susu apabila nutrisi hariannya belum tercukupi.

Daripada menghindari makanan pedas, bunda menyusui lebih dihimbau untuk tidak mengkonsumsi minuman beralkohol, nikotin dan jamu-jamuan. bunda menyusui masih diperbolehkan untuk meminum kopi namun perlu dibatasi satu cangkir sehari.


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar