bank bjb
  

Tahun Depan, Naik BRT Trans Cirebon Bakal Tak Lagi Gratis

  Rabu, 16 Juni 2021   Erika Lia
Tahun Depan, Naik BRT Trans Cirebon Bakal Tak Lagi Gratis
BRT Trans Cirebon diproyeksikan tak lagi gratis tahun depan.(Ayocirebon.com/Erika Lia L)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM- Calon penumpang bus rapid transit (BRT) atau busway Trans Cirebon diproyeksikan harus merogoh koceknya tahun depan.

Sejak diluncurkan pada 12 April 2021 sampai kini, pengoperasian BRT berlangsung gratis. Tak ada biaya yang dikenakan kepada para penumpang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon, Andi Armawan menyatakan, hingga saat ini BRT masih dalam tahap sosialisasi.

\"Saat ini masih sosialisasi, pengelola menggratiskan masyarakat yang menggunakan BRT,\" terangnya.

Bergabung bersama Dishub, operator BRT Trans Cirebon lainnya yakni PD Pembangunan Kota Cirebon dan PT Bima Intra Global (BIG).

Namun, tahun depan rencananya penggratisan tak lagi berlaku. Otoritas setempat merencanakan pemberlakuan tarif bagi penumpang BRT.

\"Tarif yang diusulkan Rp5.000 bagi masyarakat umum dan Rp3.000 bagi pelajar,\" bebernya.

AYO BACA : Duh, Ratusan Tempat Tidur RS se-Kota Cirebon Diisi Pasien Covid-19

Melalui PD Pembangunan, katanya, saat ini perhitungan besaran anggaran subsidi pengoperasian BRT untuk tahun depan tengah dilakukan.

Mantan Kepala Satpol PP Kota Cirebon ini menjelaskan, pengenaan tarif bagi penumpang BRT dimaksudkan demi kemandirian sistem transit massal berbasis bus ini.

\"Ke depan nanti (operasional BRT) disubsidi. Harapannya, pengelolaan BRT bisa mandiri saat sudah optimal,\" tuturnya.

Saat ini, BRT Trans Cirebon beroperasi di 2 trayek, dengan panjang trayek masing-masing 32,9 km dan 27,4 km.

Selain merencanakan pengenaan tarif penumpang, Dishub sendiri sedang berkoordinasi dengan Pemkab Indramayu untuk menambah trayek.

Pihaknya memproyeksikan BRT Trans Cirebon beroperasi pula di daerah tetangga Kota Cirebon, seperti Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, maupun Kabupaten Kuningan (Ciayumajakuning/Cirebon Raya).

\"Ke depan operasional BRT bisa ke sana (se-Ciayumajakuning),\" cetusnya.

AYO BACA : 6 Sekolah Bersejarah di Kota Cirebon, Ada Taman Kanak-kanak hingga Tempat Istirahat Biksu

Terlebih, lanjut dia, bila Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) beroperasi, BRT Trans Cirebon dimungkinkan turut ambil peran.

\"Tapi memang, sejauh ini BRT masih terbatas,\" ujarnya.

Rencana pengembangan operasional BRT Trans Cirebon pun didorong Komisi I DPRD Kota Cirebon.

\"Prinsipnya, kami mendukung BRT Trans Cirebon menjadi moda transportasi se-Ciayumajakuning,\" ungkap Ketua Komisi I, Imam Yahya.

Namun di sisi lain dia mengakui, operator BRT Trans Cirebon saat ini masih menemui sejumlah kendala, salah satunya keterbatasan anggaran.

Terlebih, hingga kini Covid-19 masih mewabah dan menyebabkan sektor transportasi loyo. Pandemi membuat pemerintah terpaksa menerbitkan aturan ketat bagi transportasi umum.

Hanya, pihaknya optimistis proyeksi BRT Trans Cirebon yang bisa melayani kebutuhan transportasi masyarakat se-Ciayumajakuning kelak.

\"Memang serba sulit, tapi bagaimanapun harus tetap jalan. Sistem harus tetap disiapkan, mulai legalitasnya, tarif, dan keperluan lain,\" tegasnya.(erika lia)

AYO BACA : Air Hilang dan Gempa Minor Dikhawatirkan Muncul Saat Gunung Ciremai Dieksplorasi untuk PLTP


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar