bank bjb
  

Hari Ini : 17 Juni, Pembangunan Pertama Jalur Kereta Api di Indonesia

  Kamis, 17 Juni 2021   Handy Dannu Wijaya
Hari Ini : 17 Juni, Pembangunan Pertama Jalur Kereta Api di Indonesia
Hari Ini : 17 Juni, Pembangunan Pertama Jalur Kereta Api di Indonesia (wikipedia common)

AyoCirebon.com - Pada tanggal 17 Juni 1864, kehadiran kereta api di Indonesia diawali dengan pembangunan jalan kereta api di desa Kemijen oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Mr. L.A.J Baron Sloet van den Beele. Pembangunan jalur kereta api ini diprakarsai oleh "Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij" atau NIS yang dipimpin oleh Ir. J.P de Bordes dari Kemijen menuju desa Tanggung sejauh 26 Km dengan lebar sepur 1435 mm. Ruas jalur ini dibuka untuk angkutan umum pada hari Sabtu, 10 Agustus 1867

NIS membangun jalan KA antara Stasiun Samarang-Tanggung, yang kemudian pada tanggal 10 Februari 1870 dapat menghubungkan kota Semarang - Surakarta sepanjang 110 Km). Atas keberhasilan ini akhirnya mendorong minat investor untuk membangun jalan KA di daerah lainnya. Tidak mengherankan, kalau pertumbuhan panjang jalan rel antara 1864 - 1900 tumbuh dengan pesat dan sangat cepat. Jika pada tahun 1867 pembangunan baru sepanjang 25 km, tahun 1870 menjadi 110 km, tahun 1880 mencapai 405 km, tahun 1890 menjadi 1.427 km dan pada tahun 1900 menjadi 3.338 km.

Sampai dengan tahun 1939, panjang jalur kereta api di Indonesia mencapai 6.811 km. Tetapi, pada tahun 1950 panjangnya berkurang menjadi 5.910 km, kurang lebih 901 km hilang yang diperkirakan karena dibongkar semasa pendudukan Jepang dan diangkut ke Burma untuk pembangunan jalan kereta api di sana.

Jalur Kereta Api Saat Ini

Jalur Kereta Api Indonesia Saat Ini (wikipedia common)
Jalur Kereta Api Indonesia Saat Ini (wikipedia common)

Sebagai salah satu mods transportasi massal yang dipakai oleh jutaan masyarakat di Indonesia, perkembangan perkeretaapian di Indonesia tak lepas dari sorotan dan kelemahan. Faktor yang sering menjadi perhatian saat ini adalah tingkat kecelakaan yang masih relatif tinggi baik gerbong yang anjlok, tabrakan antara kereta api dengan kereta api, tabrakan antara kereta api dengan kendaraan lain, adanya banjir/longsor dan masalah lain yang sering dihadapi oleh pengguna Kereta Api. 

Penyebab utama dari masalah ini dapat dilihat pada sarana dan pemeliharaan rel yang tidak merata sehingga mengakibatkan berbagai masalah. Pada tahun 2009, tercatat 255 orang menjadi korban kecelakaan kereta api baik luka ataupun tewas. Sekitar 60% kecelakaan kereta api terjadi di perlintasan kereta api yang umumnya tidak memiliki palang pintu bahkan tak ada kru penjaga. Sebanyak 2.923 palang pintu perlintasan kereta api yang tersebar di pulau Jawa, tercatat sekitar 1.192 tidak dijaga petugas. Artinya 40% perlintasan luput dari pengawasan pihak PT KAI yang bertanggung jawab penuh menjamin keamanan dan keselamatan lalu lintas sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 23 Tahun 2007 pasal 31, pasal 32, pasal 33, pasal 34 dan pasal 124 yang telah disahkan oleh legislatif.

Dengan semakin pesatnya mobilitas masyarakat diharapkan perlunya perhatian atas keselamatan berkendara khususnya di jalur kereta api


  Tags Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar