bank bjb
  

Keliling 5 RS Selalu Penuh, Pasien Covid-19 Indramayu Meninggal di Jalan

  Kamis, 17 Juni 2021   Handy Dannu Wijaya
Keliling 5 RS Selalu Penuh, Pasien Covid-19 Indramayu Meninggal di Jalan
Ilustrasi Covid-19. (RomoloTavani dari iStock)

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM -- Seorang pasien Covid-19 asal Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, meninggal dunia setelah tidak mendapatkan tempat perawatan di rumah sakit. Sebelum meninggal, pihak keluarga sempat mendatangi lima rumah sakit, namun semua dalam kondisi penuh, hingga akhirnya pasien tersebut meninggal di jalan.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 15 Juni 2021. Pasien laki-laki berusia 43 tahun itu terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala berat dan mengalami sesak napas. Kepala Puskesmas Lohbener, Uswatun Hasanah, menjelaskan kondisi pasien saat itu memang sudah sangat lemah. 

Saat dilakukan rapid tes antigen, hasilnya positif Covid-19. Pihaknya kemudian berusaha mencarikan RS yang kosong sebagai tempat rujukan pasien Covid-19.
"Tapi kemarin itu penuh semua," kata Uswatun, dilaporkan Republika, Rabu, 16 Juni 2021.

AYO BACA : Nina Minta Satgas Covid-19 Aktifkan PPKM Mikro di Setiap Desa

Menurut Uswatun, pihaknya sudah menyampaikan kepada keluarga pasien mengenai kondisi ruang isolasi di RS yang penuh. Pihaknya juga memberikan penanganan seadanya sambil menunggu informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan tempat tidur bagi pasien Covid-19.

Namun, saat itu keluarga berinisiatif membawa pasien berkeliling mencari RS yang kosong dengan menggunakan mobil pribadi. Mobil yang mereka gunakan merupakan mobil bak terbuka.

Uswatun menyatakan, pihaknya sebenarnya sudah menyiapkan mobil ambulans untuk merujuk pasien ke RS. Hanya saja, setelah berupaya mencari informasi mengenai rumah sakit yang kosong, ternyata tak ada satupun rumah sakit rujukan yang bisa menampung pasien Covid-19 baru.

AYO BACA : Indramayu Lakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak di Ruang Publik

"Mungkin dari pada menunggu, mereka akhirnya berusaha mencari rumah sakit sendiri," ujar Uswatun.

Pihak keluarga pasien kemudian membawa pasien itu berkeliling mulai dari RS Mitra Plumbon Indramayu, RS Sentra Medika, RS Bhayangkara, RSUD MIS Krangkeng, dan RSUD Indramayu. Namun, ruang isolasi di RS yang mereka datangi dalam kondisi penuh. Pasien akhirnya meninggal dunia di jalan depan UGD RSUD Indramayu

Pihak keluarga pasien melaporkan kabar meninggalnya pasien kepada Puskesmas Lohbener. Mereka pun berinisiatif membawa pulang jenazah ke rumah. Mendapat laporan itu, pihak Puskesmas Lohbener segera berkoordinasi dengan tim pemulasaraan jenazah Covid-19 Kabupaten Indramayu. Namun, tim pemulasaraan jenazah Covid-19 saat itu kewalahan karena banyaknya pasien yang meninggal.

"Ada tiga pasien yang meninggal, mereka kewalahan," kata Uswatun.

Uswatun mengatakan, pihaknya kemudian meminta saran dari Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu. Satgas lantas mengarahkan agar pemulasaraan jenazah dilakukan oleh Satgas Covid-19 di tingkat desa.

Pihak puskesmas pun langsung memberikan edukasi mengenai cara pemulasaraan jenazah Covid-19. Mereka juga memfasilitasi alat pelindung diri (APD) lengkap. Pemulasaraan terhadap jenazah pasien akhirnya bisa terlaksana.

AYO BACA : Ini Tujuh Titik Lemah dan Lengah Masuknya Covid-19 di Indramayu


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar