bank bjb
  
Yamaha

Maksimalkan Layanan, DPMD Kuningan Luncurkan Si Ayu Maju

  Kamis, 17 Juni 2021   Fira Nursyabani
Maksimalkan Layanan, DPMD Kuningan Luncurkan Si Ayu Maju
DPMD Kuningan meresmikan Si Ayu Maju, hasil kerja sama dengan STIKKU dan Uniku, Rabu, 16 Juni 2021. (dok. Pemkab Kuningan)

KUNINGAN, AYOCIREBON.COM -- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan meresmikan Sistem Aplikasi Posyandu Mandiri dan Pinujul (Si Ayu Maju) untuk memaksimalkan layanan terhadap masyarakat.

Aplikasi ini merupakan hasil kerja sama DPMD Kuningan dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU) dan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Kuningan (FKOM Uniku)

AYO BACA : Jabar Siaga 1 Covid-19, Hajatan hingga Wisata Dilarang di Kabupaten Kuningan

Perjanjian kerja sama atau Memorandum of Agreement (MoA) tentang pembuatan, pendataan sasaran, uji coba dan penerapan/implementasi Si Ayu Maju digelar di Aula DPMD Kuningan. Rabu, 16 Juni 2021.

Kepala DPMD Kuningan Dudi Pahrudin mengatakan, aplikasi ini merupakan bentuk sistem pencatatan dan pelaporan posyandu yang lebih akurat, efektif, dan efisien, yang menyediakan data secara realtime. Si Ayu Maju menunjang pengelolaan posyandu yang lebih baik dan mandiri berbasis elektronik/digital.

AYO BACA : Bendungan Kuningan Siap Diresmikan

“Salah satu LKD (Lembaga Kemasyarakatan Desa) yang memiliki peran dan fungsi penting adalah pos pelayanan terpadu (posyandu). Posyandu merupakan wahana pemberdayaan masyarakat yang dibentuk atas dasar kebutuhan masyarakat dengan bimbingan dan pembinaan dari petugas pusat kesehatan masyarakat, lintas sektor dan lembaga terkait lainnya,”ungkap Dudi dalam keterangan resmi.

Ia menjelaskan, posyandu berfungsi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam alih informasi dan keterampilan dari petugas kepada masyarakat dan antarmasyarakat serta mendekatkan pelayanan sosial dasar.

Secara kuantitas, ia menyebutkan jumlah posyandu di Kabupaten Kuningan sampai akhir 2020 termasuk dalam kategori baik. Di 376 desa/kelurahan terdapat 1.429 posyandu. Artinya di setiap desa ditemukan sekitar 3-4 posyandu.

Berdasarkan tingkat perkembangannya, posyandu di Kabupaten Kuningan terdiri dari Posyandu Pratama tidak ada atau 0%, Posyandu Madya sebanyak 271 buah atau 19%, Posyandu Purnama sebanyak 802 buah atau 56%, dan Posyandu Mandiri 356 buah atau 25%

“Sejak tahun 2019 sampai dengan saat ini tahun 2021, perkembangan pembangunan Kuningan Maju Berbasis Desa semakin meningkat dengan ditunjukan oleh menurunnya Indeks Desa Tertinggal dan meningkatnya indeks desa mandiri, dengan rincian Indikator IDM, Desa Tertinggal di tahun 2019 sebanyak 3 desa, 2020-4, 2021-0. Desa Berkembang 2019 sebanyak 255, 2020-220, dan 2021-165. Desa Maju di 2019-90, 2020-115, dan 2021-160, dan Desa mandiri 2019-3, 2020-22, dan 2021-36,” terangnya. 

AYO BACA : Manfaat Bendungan Kuningan yang Akan Diresmikan Jokowi


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar