bank bjb
  

29 Desa Kuningan Siap Dikembangkan Jadi Desa Wisata

  Jumat, 18 Juni 2021   Fira Nursyabani
29 Desa Kuningan Siap Dikembangkan Jadi Desa Wisata
Bupati Kuningan Acep Purnama melakukan penandatangan MoU bersama Adm. Perum Perhutani Kuningan Mamun Mulyadi terkait Sosialisasi Pengembangan Pariwisata dalam Kawasan Hutan di Dapur Boshweze, Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, Kamis, 18 Juni 2021. (dok. Pemkab Kuningan)

KUNINGAN, AYOCIREBON.COM -- Sebanyak 29 desa di Kabupaten Kuningan didorong untuk menjadi desa wisata. Desa-desa itu terletak di wilayah Perum Perhutani Kuningan sehingga cukup potensial untuk dikembangkan.

Untuk menindaklanjutinya, Bupati Kuningan Acep Purnama melakukan penandatangan MoU bersama Adm. Perum Perhutani Kuningan Mamun Mulyadi terkait Sosialisasi Pengembangan Pariwisata dalam Kawasan Hutan di Dapur Boshweze, Desa Caracas, Kecamatan Cilimus, Kamis, 18 Juni 2021.

Acep mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah percepatan pengembangan kepariwisataan. Menurutnya, pengembangan kepariwisataan ini tidak dapat dilakukan oleh satu pihak tetapi diperlukan kerja sama dengan pihak lain. 

AYO BACA : Pemkab Kuningan dan Perhutani Potensikan Hutan untuk Pariwisata

“Adanya aset milik Perum Perhutani yang berada di Kabupaten Kuningan ini, agar bisa dimanfaatkan dan dikelola sekaligus sebagai pemberdayaan untuk menjadikan daerah tujuan wisata," jelasnya, dalam keterangan resmi.

"Untuk memiliki daya tarik, tentunya dibutuhkan penataan alam dengan memperhatikan kenaturalannya. Sehingga akan menjadi suatu suatu usaha wisata yang nantinya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, juga sebagi pelestarian alam,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Lembaga Masyarakat Dalam Hutan (LMDH) juga akan dilibatkan dalam langkah ini karena LMDH memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pengembangan kepariwisataan di setiap wilayah, terutama dalam menggerakan komponen masyarakat sekitar.

AYO BACA : WARNING! BOR 12 RS di Kabupaten Kuningan Lewati Ambang Batas Aman WHO

Dengan demikian mereka ikut berpartisipasi mewujudkan pesona wisata Kuningan, melalui pola pengembangan pariwisata berbasis pemberdayaan masyarakat.

“Di samping menjaga nilai-nilai sapta pesona, pengembangan SDM tidak kalah penting. Inilah yang menjadi tantangan kita bersama dalam mewujudkan Kuningan sebagai daerah tujuan wisata. Infrastruktur, sarana, dan kebijakan yang fokus mengarah pada kepariwisataan,” kata Acep.

Untuk membangun industri pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kuningan, kata dia, diperlukan serangkaian kerja sama antar berbagai pihak, baik pemerintah, akademisi, pers, pihak swasta, maupun masyarakat.

Seluruhnya bisa menjadi mitra yang bersama-sama menjaga komitmen untuk mewujudkan sebuah agenda besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor kepariwisataan.

“Sehingga kita dapat bersama-sama meningkatkan kapasitas Kuningan sebagai daerah tujuan wisata yang kompetitif dan berdaya saing di Jawa Barat. Tak ketinggalan kita berdoa semoga wabah pandemi Covid-19 yang dampaknya sangat kita rasakan bersama akan segera berakhir,” jelasnya.

AYO BACA : Surga Jalan-jalan di Desa Wisata Cibuntu Kuningan


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar