bank bjb
  
Yamaha

Begini Teknik yang Benar Rendam Daging dalam Parutan Nanas

  Rabu, 21 Juli 2021   Redaksi AyoBandung.Com
Begini Teknik yang Benar Rendam Daging dalam Parutan Nanas
Ilustrasi. Begini Teknik yang Benar Rendam Daging dalam Parutan Nanas. (RobVanDerMeijden dari Pixabay)

KEJAKSAN, AYOCIREBON.COM -- Daging kurban seperti kambing, domba, sapi, dan unta terkadang memiliki tekstur lebih alot. Untuk mengempukkan daging merah, parutan buah nanas diketahui bermanfaat.

Dosen IPB dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan Dr Tuti Suryati mengatakan, tingkat kealotan daging sangat beragam bergantung kepada jenis dan bangsa, jenis kelamin, umur, manajemen pemeliharaan dan pakan, aktivitas, status fisiologis ternak, dan bagian daging.

Teknik yang benar mengempukkan daging, kata dia, yakni daging merah direndam dalam parutan nanas selama 15 hingga 30 menit di suhu ruang sebelum dimasak. 

AYO BACA : 5 Cara Bikin Daging Kambing Empuk Saat Dimasak

“Tapi sebaiknya jangan terlalu lama menyimpan daging mentah pada suhu ruangan. Hal tersebut karena daging dapat terkontaminasi oleh bakteri yang ada di lingkungan sekitar,” kata dia, dilaporkan Republika, Selasa, 20 Juli 2021.

Ia juga memberikan penjelasan ilmiah mengenai proses pengempukan dengan menggunakan buah nanas.  “Jadi di dalam buah nanas terkandung enzim bromelin yang termasuk jenis enzim protease yang dapat memutuskan ikatan peptida pada protein,” ujarnya.

Tuti menjelaskan, terputusnya ikatan peptida pada protein menyebabkan hidrolisis atau degradasi protein sehingga menjadi potongan-potongan peptida atau bentuk lebih sederhana dari protein. Bromelin juga dapat bekerja pada jaringan kolagen yang merupakan protein pada jaringan ikat, protein miosin, protein miofibrilar, atau serabut daging. 

AYO BACA : 5 Tips Ampuh Hilangkan Bau Prengus Daging Kambing

“Enzim bromelin sendiri dapat ditemui pada daun, batang, serta buah tanaman nanas,” ujar peneliti dari Divisi Teknologi Hasil Ternak IPB ini.

Dia mengatakan, nanas merupakan bagian tumbuhan yang lebih banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia dalam membantu proses pengempukan daging. Lantaran, daun dan batang tanaman nanas dapat berpotensi mengubah cita rasa daging. 

“Sebaliknya, enzim bromelin yang merupakan salah satu jenis protein dapat menambah kandungan protein pada olahan daging meski tidak signifikan,” tambah Tuti.

Sebagaimana protein pada umumnya, bromelin memiliki suhu optimal untuk bekerja dan memiliki suhu maksimal agar tidak terdenaturasi atau rusak. Tuti menyebutkan, suhu optimal bagi bekerjanya enzim bromelin pada olahan daging adalah suhu ruang hingga 50 derajat celcius. 

AYO BACA : Jangan Dicuci! Begini Cara Tepat Olah Daging Sapi Kurban


   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar