IDI Kota Cirebon Ingatkan Fasilitas Kesehatan dan Masyarakat Waspadai Dokter Abal-abal

- Selasa, 19 September 2023 | 13:15 WIB
Ilustrasi. IDI Kota Cirebon mengingatkan fasilitas kesehatan dan masyarakat berhati-hati terhadap dokter gadungan. (Unsplash/Hush Naidoo Jade Photography)
Ilustrasi. IDI Kota Cirebon mengingatkan fasilitas kesehatan dan masyarakat berhati-hati terhadap dokter gadungan. (Unsplash/Hush Naidoo Jade Photography)

KESAMBI, AYOCIREBON.COM— Ikatan Dokter Indonesia atau IDI Kota Cirebon mengingatkan seluruh rumah sakit, klinik, maupun fasilitas kesehatan lain mewaspadai terhadap kemungkinan dokter abal-abal atau dokter gadungan menyusul kasus dokter gadungan di Surabaya, Jawa Timur.

Dalam hal ini, Ketua IDI Kota Cirebon, Edial Sanif meminta seluruh fasilitas kesehatan berhati-hati saat merekrut tenaga dokter maupun tenaga kesehatan lainnya.

Kasus dokter abal-abal atau dokter gadungan sendiri bukan kali pertama terjadi di Indonesia dan berisiko memperburuk citra tenaga kesehatan, khususnya profesi dokter.

"(Dokter gadungan) bukan terjadi sekarang saja, tapi sebelumnya sudah ada beberapa kasus. Saya ingatkan untuk hati-hati saat merekrut tenaga dokter," katanya, Senin, 18 September 2023.

Baca Juga: IDI Kota Cirebon Sebut Efek Paracetamol pada Ginjal Lebih Ringan Dibanding Obat Lain

Ketua IDI Kota Cirebon dr. Edial Sanif.
Ketua IDI Kota Cirebon dr. Edial Sanif. (Ayocirebon.com / Ayu Lestari)

Di sisi lain, pihaknya pula meminta para dokter menjaga nama baik profesi demi menumbuhkan rasa percaya publik.

IDI Kota Cirebon mengimbau semua lini kesehatan yang menjadi anggotanya untuk memberi informasi bila menemukan seseorang yang melakukan kegiatan dan terindikasi ilegal.

Edial bahkan menyarankan agar klinik praktik dokter yang sudah berizin untuk memajang surat izin yang diterbitkan Dinas Kesehatan Kota Cirebon.

Baca Juga: Kenapa Penderita Kanker Alami Kerontokan Rambut Parah Usai Kemoterapi? Ini Penjelasan Dokter

"Untuk meyakinkan bahwa mereka betul-betul mendapat rekomendasi dari IDI dan Dinas Kesehatan," tegasnya.

Kepada masyarakat, pihaknya meminta untuk lebih berhati-hati saat memeriksakan kesehatannya.

Pun masyarakat diminta melapor bila menemukan kejanggalan selama pemeriksaan.

"Masyarakat jangan cepat-cepat mempercayai mereka-mereka yang mengaku dokter. Sebaiknya kalau ada tindakan-tindakan yang tidak logis, segera beritahu Dinas Kesehatan dan IDI, apakah betul dia anggota IDI dan apakah betul dia dokter atau bukan," paparnya.

Halaman:

Editor: Erika Lia L

Tags

Terkini