Saat Suara Terompah Bilal Terdengar Rasulullah SAW di Surga

- Minggu, 27 Februari 2022 | 16:35 WIB
Saat Suara Terompah Bilal Terdengar Rasulullah SAW di Surga (Unsplash/Nouman Younas)
Saat Suara Terompah Bilal Terdengar Rasulullah SAW di Surga (Unsplash/Nouman Younas)

AYOCIREBON.COM - Suara terompah Bilal bin Rabah terdengar oleh Rasullullah SAW di surga saat baginda nabi melakukan perjalanan Isra Miraj.

Dilansir dari republika.co.id, suatu hari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam bertaya kepada Bilal. "Sewaktu Aku bermir'aj ke Shidratul Muntaha, dalam perjalanan aku mendengar suara terompahmu di surgai. Wahai Bilal, amalan apa yang engkau kerjakan hingga mendapatkan kemuliaan itu," kata Rasulullah.

Dengan tawahud, Bilal menjawab. "Hamba bukanlah apa-apa ya Rasulullah," kata Bilal.

Baca Juga: Tafsir Ibnu Katsir tentang Peristiwa Isra Miraj Rasulullah SAW

"Saya hanya mejaga diri saya selalu dalam keadaan berwudhu. Jika saya batal, maka saya akan kembali berwudhu dan mengerjakaan sholat sunnah dua rakaat setelahnya," kata Bilal.

Sebelum memeluk Islam, Bilal hanyalah seorang budak. Ketika mendengar kabar datangnya seorang Nabi yang membawa risalah Allah yang tidak membeda-bedakan golongan, suku bangsa, warna kulit, dan strata lainnya, Bilal tergerak untuk memeluk Islam. Bilal pun menemui Rasulullah dan menyatakan keislamannya.

Mendengar berita keislaman Bilal, Umayyah marah. Lalu menyiksa Bilal di padang pasir yang panas dan terik. Cambukan, pukulan, dan batu besar menindih tubuhnya tidak membuat imannya luntur. Kemudian datang pertolongan Allah melalui Abu Bakar. Ditebuslah Bilal meski dengan harga yang sangat tinggi.

Bebaslah Bilal. Dua mencurahkan hari-harinya untuk Allah bersama Rasulullah dan kaum Muslimin. Sejak dia memeluk Islam tak ada lagi perbedaan antara dirinya dan sahabat Rasulullah lainnya. Bahkan Umar bin Khattab sangat menghormatinya.

Baca Juga: Saat Kaum Kafir Quraisy Bertepuk Tangan Terhadap Kisah Isra Miraj Rasulullah SAW

Dalam satu majelis, Umar tidak berani menegakkan badannya ketika duduk di samping Bilal. "Bagaimana aku mau meninggikan diri di hadapannya, sementara Allah memulikannya dengan menjamin surga baginya," kata Umar.

Halaman:

Editor: Hengky Sulaksono

Sumber: republika.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini