Kisah Lengkap Sewu Dino, Lebih Horor dari KKN di Desa Penari!

- Jumat, 20 Mei 2022 | 17:25 WIB
Kisah Lengkap Sewu Dino, Lebih Horor dari KKN di Desa Penari! (Twitter: SimpleMan)
Kisah Lengkap Sewu Dino, Lebih Horor dari KKN di Desa Penari! (Twitter: SimpleMan)

"larangan nopo nggih mbak" (larangan seperti apa?)


Sri bisa melihat gelagat aneh, karena mereka saling memandang satu sama lain seakan pertanyaan Sri tidak perlu mereka jawab.

Mbah Krasa berdiri dari tempatnya, ia lalu berbisik pada Sri "uripmu bakal dijamin, nek awakmu gelem ndok, tapi nek awakmu gak gelem, mbah gak mekso" (hidupmu akan terjamin bila kamu mau, tapi saya tidak mau memaksa kalau kamu tidak mau)

Tidak ada jawaban dari pertanyaan Sri. Namun, Sri memberi jawaban pada saat itu juga.

"nggih, kulo purun" (iya, saya mau)

Sri pun melangkah pergi, ia menemui Dini dan Erna. Rupannya, mereka semua diterima bekerja di sini. di sini? adalah pertanyaan yang akan membuat mereka kebingungan, terutama, saat malam mereka tiba. Malam itu, ketika mereka semua sudah datang di rumah ini.

Tampak mbah Krasa sudah menunggu bersama anggota keluarga lain. Di sini, ia menjelaskan bahwa mereka bertiga akan ditugaskan di sebuah rumah lain. Sebuah rumah yang sangat jauh berada di dalam sebuah hutan.

Sri dan yang lain bingung, tidak ada penjelasan ini sebelumnya, namun mereka sudah berjanji mau menerima pekerjaan ini. Rumah macam apa yang dimaksud pun Sri tidak mengerti. Ada sebuah mobil yang sudah siap mengantar mereka, di sana sopir mereka akan menyelesaikan pekerjaannya.


Mobil sudah bergerak, Sri, Erna dan Dini masih terlihat kaget satu sama lain. Tidak ada yang bicara, bingung, Sri memberanikan diri bertanya kepada sopir. Namun sopir, memberi isyarat bahwa mereka tidak boleh bicara terlebih dulu seakan-akan mereka dibuntuti sesuatu.

Lalu, ada kejadian menarik yang membuat Sri semakin curiga, setiap persimpangan si sopir berhenti mengambil sesuatu dari belakang meletakkannya di tengah jalan. Seperti bunga-di dalam kotak yang terbuat dari daun pisang. Hal itu, menimbulkan kecurigaan apa yang sebenarnya ia lakukan.

Halaman:

Editor: Hengky Sulaksono

Tags

Artikel Terkait

Terkini