Kisah Lengkap Sewu Dino, Lebih Horor dari KKN di Desa Penari!

- Jumat, 20 Mei 2022 | 17:25 WIB
Kisah Lengkap Sewu Dino, Lebih Horor dari KKN di Desa Penari! (Twitter: SimpleMan)
Kisah Lengkap Sewu Dino, Lebih Horor dari KKN di Desa Penari! (Twitter: SimpleMan)

Keanehan itu terus menerus dilakukan, sampai akhirnya mobil sudah meninggalkan jauh dan perlahan mulai memasuki area hutan. Jam menunjukkan pukul 12 malam saat kegelapan hutan mulai menyelimuti mereka. Tidak terbayangkan bahwa mereka, akan tinggal di dalam hutan segelap itu.

Kiri kanan pepohonan dengan semak belukar. Mobil terus berjalan, sampai tiba di sebuah jalan setapak, perlahan mobil melesat masuk. Di atas jalan setapak yang ditumbuhi rumputan liar mobil terus menerabas memaksa masuk.

Sri dan yang lain, mulai merasa tidak nyaman dengan ini. Setelah jauh masuk ke dalam hutan, mobil berhenti di sebuah semak dan pohon yang tidak lagi bisa dilalui mobil. Ada kejadian aneh, dimana ada satu pohon yang tidak terlalu besar tumbang begitu saja. Si sopir keluar dari mobil, menyingkirkan pohon tumbang itu dan dari sana ada jalan.

Setelah melewati jalan yang naik turun, mereka sampai di sebuah rumah gubuk terbuat dari kayu yang disusun serampangan atapnya tidak terlalu tinggi. Terlihat sangat kumuh, bahkan lebih kumuh dari rumah Sri. Dari sana, muncul seorang pria tua, yang seperti sudah menunggu mereka semua.

Tampak dari luar, bapak itu sudah uzur bahkan caranya berjalan saja seperti kewalahan menyangga badannya sendiri. Ia tidak bicara banyak, hanya memperkenalkan namanya. Pak Ageng, katannya, lalu ia mengajak Sri dan yang lain masuk ke rumah itu ia menuntunya masuk ke kamar.

Di sana ada satu kamar itu, Sri dan yang kaget bukan maen. Karena tepat di atas ranjang ada sebuah peti mati dan keranda mayat. Di dalamnya, ada seorang gadis muda yang mungkin masih SMU. Ia memejamkan matanya, di badannya melihat nanah busuk dan garis lebam hitam.

"nami kulo Tamin, kulo ngertos akeh sing kepingin njenengan2 takokno, enten opo sing kedaden nang kene" (nama saya Tamin, saya mengerti, pasti banyak yang ingin kalian tanyakan tentang apa yang baru saja kalian lihat di sini)

Si pria tua itu membungkuk, sebelum melangkah keluar kamar

"onok opo asline nang kene" (ada apa sih sebenarnya ini) kata Dini, ia tidak bisa mengalihkan pandanganya pada gadis itu.

Matanya terpejam, di kurung oleh bambu kuning yang di bentuk menyerupai keranda mayat. Sri dan yang lain, yakin ada sebuah rahasia di tempat ini, namun apa itu?

Halaman:

Editor: Hengky Sulaksono

Tags

Artikel Terkait

Terkini