Ketentuan Cuti 40 Hari bagi Suami dalam Draft RUU KIA

- Selasa, 21 Juni 2022 | 13:35 WIB
Ketentuan Cuti 40 Hari bagi Suami dalam Draft RUU KIA (Duangjai M.)
Ketentuan Cuti 40 Hari bagi Suami dalam Draft RUU KIA (Duangjai M.)

AYOCIREBON.COM - Ketahui ketentuan cuti 40 hari bagi suami dalam draft RUU KIA alias Rancangan Undang-undang Kesejahteraan Ibu dan Anak.

Belum lama ini, bergulir wacana pemberian cuti cuti 40 hari bagi suami beriringan dengan wacana cuti 6 bulan buat ibu hamil dan melahirkan.

Kabar cuti 40 hari bagi suami ini tertuang dalam draft RUU KIA yang saat ini tengah digodok DPR.

Baca Juga: DPR Godok RUU KIA: Bahas Cuti Hamil 6 Bulan, Suami 40 Hari

DPR RI mempertimbangkan untuk menyusun beleid yang mengatur cuti 40 hari bagi suami guna mendampingi istri yang bersalin atau keguguran.

Dalam pasal 6 ayat 2 disebut suami sebagaimana berhak mendapatkan hak cuti pendampingan: (a) melahirkan paling lama 40 (empat puluh) hari; atau (b) keguguran paling lama 7 (tujuh) hari.

Dilansir dari laman resmi DPR RI, Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Willy Aditya mengatakan bahwa RUU KIA menguatkan hak para suami agar dapat mendampingi istrinya yang melahirkan atau mengalami keguguran.

Usulan tersebut juga selaras dengan rencana terkait penambahan waktu cuti melahirkan bagi ibu bekerja, dengan total waktu cuti selama 6 bulan.

“DPR RI menyoroti bahwa saat ini kesadaran para ayah semakin tinggi untuk turut serta dalam tugas pengasuhan anak. Maka lewat RUU KIA, kita akan dorong adanya cuti ayah. RUU Kesejahteraan Ibu dan Anak melindungi hak suami dalam mendampingi istrinya saat melahirkan dan selama 40 hari pertama sebagai orangtua baru.” kata Willy, Senin, 20 Juni 2022.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Hapus Kelas 1, 2, 3, Berlaku Juli 2022

Halaman:

Editor: Hengky Sulaksono

Sumber: DPR RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini