Setelah Dugaan Pencabulan Santri, Banyuwangi Diguncang Kasus Kekerasan Seksual di Bawah Umur oleh Guru SD

- Kamis, 14 Juli 2022 | 15:51 WIB
Setelah Dugaan Pencabulan Santri, Banyuwangi Diguncang Kasus Kekerasan Seksual di Bawah Umur oleh Guru SD (Shutterstock)
Setelah Dugaan Pencabulan Santri, Banyuwangi Diguncang Kasus Kekerasan Seksual di Bawah Umur oleh Guru SD (Shutterstock)

AYOCIREBON.COM - Setelah dugaan pencabulan santri yang bikin heboh publik, Banyuwangi kembali diguncang kasus kekerasan seksual di bawah umur oleh guru SD.

Dilansir dari Suara.com, kasus pencabulan kembali mengguncang Banyuwangi di mana terduga pelakunya merupakan seorang guru SD berinisial WTN (30).

Kasus pencabulan ini mencuat setelah kasus dugaan serupa mengguncang bumi Blambangan itu dengan korban santri dan pelakunya FZ merupakan pengasuh pondok.

Baca Juga: Politisi DPR Tersangkut Kasus Dugaan Pencabulan, TKP Diduga di 3 Kota

Berbeda dengan kasus FZ yang mencabuli santri dengan modus cek keperawanan, WTN yang merupakan warga Kecamatan Genteng melakukan tindakannya dengan alasan suka sama suka kepada gadis berinisial AF (14) yang berstatus di bawah umur.

Hubungan gelap antara korban AF dan terduga pelaku WTN terbongkar setelah orang tua korban curiga dengan gerak-gerik buah hatinya. Setiap kali handphone korban mau dibuka, AF selalu melarang orang tuanya.

Pada akhirnya hubungan gelap keduanya tercium ketika orang tua membuka handphone secara diam-diam dalam keadaan dicharge.

Baca Juga: PNS Kemenag Subang Diduga Cabuli Santriwati, Polisi: Lebih dari 10 Kali

Orang tua AF (14) kemudian membaca pesan WTN kepada anaknya yang sering kali meminta bertemu dan terus menerus menghubungi korban.

Halaman:

Editor: Hengky Sulaksono

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

The Last of Us: Perjalanan Berlanjut Ke Musim Kedua

Senin, 30 Januari 2023 | 13:44 WIB

Mengenal Color Grading Lewat Series 'The Last of Us'

Sabtu, 28 Januari 2023 | 07:32 WIB