Ribuan Siswa di Jabar Ikuti Ceramah Kebangsaan Gus Miftah

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 15:47 WIB
Ribuan siswa di Jabar mengikuti Ceramah Kebangsaan yang disampaikan Gus Miftah
Ribuan siswa di Jabar mengikuti Ceramah Kebangsaan yang disampaikan Gus Miftah

AYOCIREBON.COM - Ribuan siswa SMA, SMK, SLB di Jawa Barat mengikuti Ceramah Kebangsaan secara hybrid oleh Gus Miftah, di SPOrT Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Kamis 4 Agustus 2022. Ceramah Kebangsaan yang diikuti ribuan siswa SMA, SMK dan SLB ini dilaksanakan demi terwujudnya Jawa Barat yang damai dan toleran.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan sebanyak 1.500 peserta yang mengikuti Ceramah Kebangsaan di lokasi. Sementara sebanyak 3000 peserta melaksanakan kegiatan melalui secara online.

"Mayoritas adalah para pemimpin siswa. Para pengurus OSIS, guru guru, sehingga mereka bisa meneruskan," ujar Ridwan Kamil.

Menurut Ridwan, kegiatan ini merupakan investasi besar yang dapat dipanen berupa kedamaian dan kondusifitas sesuai yang dicita-citakan oleh para siswa. Di era digital ini, dia juga berharap konten Gus Miftah pada Ceramah Kebangsaan bisa diteruskan ke lingkungan yang terdekat.

Dia juga menyampaikan, Jawa Barat merupakan provinsi pertama yang memiliki kurikulum antiradikalisme dan terorisme. Pihaknya sedang mempersiapkan ketahanan ideologi itu lewat kearifan dan muatan lokal.

Ridwan berharap Ceramah Kebangsaan menjadi penguat agar jauh dari pertengkaran. Sehingga targetnya adalah untuk para pemuda yang memang rentan terhadap asupan informasi dari media sosial maupun lingkungan yang melemahkan wawasan kebangsaan.

"Menyasar anak-anak SMA, SMK, SLB akan berlangsung di lima wilayah. Ini kan wilayah Bandung Raya ya, nanti Priangan Timur, Purwasuka, Ciayumajakuning, Bodebek akan kita hadirkan juga," pungkasnya.

Disinggung mengapa menghadirkan Gus Miftah, menurut Ridwan, lantaran dinilai cocok dengan anak muda yang ingin mengkombinasikan dengan narasi, tausiah dan dengan milenial. Terlebih, dia juga menilai, Gus Miftah memiliki narasi kuat mengenai materi terkait wawasan kebangsaan.

"Targetnya anak muda jadi pas," katanya.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini