Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Garut, Berikut Beberapa Daerah yang Terkena Dampaknya

- Senin, 26 September 2022 | 20:00 WIB
Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Garut, Berikut Beberapa Daerah yang Terkena Dampaknya
Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Garut, Berikut Beberapa Daerah yang Terkena Dampaknya

AYOCIREBON.COM - Bencana alam banjir dan longsor kembali melanda Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat pada Kamis 22 September 2022 setelah terjadi bencana serupa pada tahun 2020 lalu.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan bahwa ada sekitar 17 desa yang terdampak banjir dan longsor di lima kecamatan di Kabupaten Garut.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB hingga Minggu 25 September 2022 pukul 18.20 WIB, terdapat satu warga mengalami luka berat dan sampai saat ini masih dirawat di Rumah Sakit.

Baca Juga: Intip Pesona Puncak Guha Garut, Jadi Incaran Baru Para Wisatawan

Selain adanya korban, bencana tersebut juga berdampak pada kerugian infrastruktur seperti, 19 unit rumah rusak sedang, 18 unit rumah rusak ringan, lima unit rumah rusak berat sehingga total ada 1.156 unit rumah yang rusak akibat terdampak dari bencana banjir dan longsor tersebut.

Kemudian terkait desa di Kecamatan Pameungpeuk yang terkena dampak banjir ini menurut data yang dihimpun Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BNPB pada Sabtu, 24 September 2022 malam, adalah desa Pameungpeuk, Mandalakasih, Paas, Bojong Kidul dan Sirnabakti.

Daerah di Kecamatan Cibalong, yang terdampak meliputi Desa Mekarwangi, Desa Mekarsari, Desa Simpang dan Desa Mekarmukti.

Kemudian Desa Jayabakti di Kecamatan Banjarwangi. Desa Sukamukti dan Desa Sukanagara di Kecamatan Cisompet. Selanjutnya Desa Singajaya, Desa Karangagung, Desa Girimukti, Desa Pancasura dan Desa Sukamulya yang terdampak di Kecamatan Singajaya.

Baca Juga: Intip Pesona Puncak Guha Garut, Jadi Incaran Baru Para Wisatawan

Halaman:

Editor: Hengky Sulaksono

Tags

Artikel Terkait

Terkini