Aremania Nilai Tragedi Kanjuruhan Sebagai Pembantaian Massal, Harus ada yang Jadi tersangka!

- Senin, 3 Oktober 2022 | 12:29 WIB
Aremania Nilai Tragedi Kanjuruhan Sebagai Pembantaian Massal, Harus ada yang Jadi tersangka!
Aremania Nilai Tragedi Kanjuruhan Sebagai Pembantaian Massal, Harus ada yang Jadi tersangka!


AYOCIREBON.COM--Aremania yang merupakan kelompok superter bola Arema se-Malang minta polisi menetapakan tersangka tragedi Kanjuruhan.
Sebab menurut mereka ratusan orang dibunuh di depan mata ribuan orang usai laga Arema vs Persebaya, Sabtu pekan lalu.

Data termuktahir, ada 125 orang meninggal dunia. Hal itu diserukan saat Aremania se-Malang Raya berkumpul dan memanjatkan doa bagi saudara mereka yang mendahului di Stadion Gajayana, Kota Malang pada Minggu, (2/10/2022) malam.

Isak tangi dan pijaran lilin mewarnai aksi keprihatinan ini. Aremania menganggap tragedi Kanjuruhan seperti sebuah pembantaian.

Baca Juga: Kronologi Tragedi Kanjuruhan Malang dari Korban Selamat : Aparat vs Supporter

Bagaimana tidak saat gas air mata ditembakan ke tribun, pintu stadion dalam posisi terkunci. Padahal di dalam tribun banyak wanita, anak-anak dan para orangtua.


Kesaksian reporter Beritajatim di Stadion Kanjuruhan saat Sabtu malam. Suara tangis anak-anak kecil karena merasakan pedihnya gas air mata terdengar jelas dan cukup banyak.

 Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Malang : Barcelona hingga Bayern Munich Kecam Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Lalu lalang Aremania mengevakuasi Aremania lainnya terus berdatangan ke Lobby Kanjuruhan.

Banyak dari suporter yang pingsan adalah wanita. Awak media seusai sesi konferensi pers pun turut menjadi relawan karena jumlah korban dari Aremania cukup banyak, sedangkan jumlah tenaga kesehatan tidak memadai.

Halaman:

Editor: Asep Dadan Muhanda

Tags

Artikel Terkait

Terkini