BMKG Sebut Terjadi 118 Kali Gempa Susulan di Cianjur, Warga Ketakutan Pilih Tidur di Jalan dan Tanah Lapang

- Selasa, 22 November 2022 | 07:50 WIB
warga di Kampung Kopeng Desa Nagrak Kecamatan Cianjur, mendirikan tenda darurat. (Muhammad Ikhsan AyoBandung)
warga di Kampung Kopeng Desa Nagrak Kecamatan Cianjur, mendirikan tenda darurat. (Muhammad Ikhsan AyoBandung)

AYOCIREBON.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan terjadi 118 kali aktivitas gempa susulan yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat hingga Selasa (22/11/2022).

Gempa susulan terjadi dengan magnitudo 4,2 hingga yang terkecil magnitudo 1,5.

"Update Susulan Gempabumi Cianjur Mag. 5,6. Gempa susulan sd 22 November 2022 pkl 06.30 WIB terjadi 118 kali gempa dgn Mag terbesar M4.2 dan Mag terkecil M1,5," tulis Plt Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono di akun Twitter pribadinya.

Masih seringnya gempa susulan yang terjadi membuat warga Cianjur tidak berani tidur di dalam rumah.

Warga lebih memilih untuk tidur di jalan dan area terbuka lainnya.

Baca Juga: Gaji Cirebon, Indramayu, Majalengka & Kuningan Mulai 1 Januari 2023 setelah UMK Jawa Barat 2023 Baik 8 Persen

Terpantau di sepanjang Jalan KH Abdullah Bin Nuh berjajar mobil pick up dipenuhi penumpang lengkap dengan perlengkapan tidur.

Begitupun warga di Kampmg Kopeng Desa Nagrak Kecamatan Cianjur, mereka mendirikan tenda darurat.

Ahmad Sobandi (41) warga Kopeng mengaku lebih memilih tidur di lapang terbuka bersama anak dan istrinya.

Halaman:

Editor: Lita Andari Susanti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Color Grading Lewat Series 'The Last of Us'

Sabtu, 28 Januari 2023 | 07:32 WIB