Pilihan Doa Iftitah dan Hadis Disunahkan membaca Doa Iftitah Saat Salat Fardhu Maupun Sunah

- Jumat, 12 November 2021 | 14:46 WIB
Ilustrasi jadwal salat Cirebon dan sekitarnya, berikut Salat Duha, Imsakiyah, serta doa dan dzikir setelah salat. (Unsplash/Hussain Ali)
Ilustrasi jadwal salat Cirebon dan sekitarnya, berikut Salat Duha, Imsakiyah, serta doa dan dzikir setelah salat. (Unsplash/Hussain Ali)

AYOCIREBON.COM--Doa iftitah adalah doa yang dibaca pada waktu salat, dibaca setelah takbiratul ihram, sebelum membaca surat Al Fatihah, pada rakaat pertama salat fardhu atau salat sunnah.

Menurut Imam Hanafi, Syafi'i, dan Hambali membaca doa iftitah hukumnya sunnah, baik bagi imam, makmum, dan orang yang sholat sendirian.

Bagi makmum yang terlambat atau baru bergabung saat imam sudah mulai membaca Al Fatihah dalam setiap rekaat baik keras maupun samar, maka doa iftitah tidak perlu dibaca.

Namun bagi makmum yang tertinggal satu rakaat dan mengikuti imam pada rakaat kedua, maka disunnahkan membaca doa iftitah, asal imam belum memulai bacaan Al Fatihah.

Hukum membaca doa iftitah adalah sunnah. Sedangkan doanya sendiri terdapat dua versi yang dapat dibaca ketika sholat.

Baca Juga: Kenapa Doa Belum Dikabulkan? Cek 3 Penyebab Doa-doa kamu Masih Belum Terkabul

Baca Juga: Bacaan Doa Sebelum Berkendara Jarak Jauh Agar Terhindar dari Kecelakaan

Bacaan doa iftitah ada 2 versi tersebut, seperti  dikutip dari berbagai sumber, adalah sebagai berikut:

Doa Iftitah Versi Pertama:

اَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً. اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. إِنَّ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ ِللّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. لاَشَرِيْكَ لَهُ وَبِذٰلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ.

Alloohu Akbar kabiirow walhamdulillaahi katsiroo, wa subhaanalloohi bukrotaw wa ashiilaa. Innii wajjahtu waj-hiya lillaadzii fathoros samaawaati wal ardho haniifam muslimaw wamaa ana minal musyrikiin. Inna sholaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi robbil ‘aalamiin. Laa syariika lahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.


Artinya:

“Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji bagi-Nya dan Maha Suci Allah sepanjang pagi dan sore. Kuhadapkan muka hatiku kepada Dzat yang menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku semata hanya untuk Allah seru sekalian alam. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan dengan aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagi-Nya. Dan aku dari golongan orang muslimin.”

Baca Juga: Mandi Junub Artinya Apa? Berikut Penjelasan dan Bacaan Niat Mandi Wajib Bagi Muslim

Baca Juga: Jadwal Salat Cirebon dan sekitarnya untuk 12 November 2021, Berikut Doa dan Dzikir setelah Salat

 

Doa Iftitah Versi Kedua

اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِى وَبَيْنَ خَطَايَاىَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ ، اللَّهُمَّ نَقِّنِى مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ اللَّهُمَّ اَغْسِلْنِيْ مِنْ خَطَايَايَ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ.

Alloohumma baa‘id bainii wa baina khotooyaaya kamaa baa‘adta bainal masyriqi wal maghrib, Alloohumma naqqinii min khotooyaaya kamaa yunaqqots tsaubul abyadhu minad danas. Alloohumma aghsilnii min khotooyaaya bil maa-i wats tsalji wal barod.

Artinya:

"Ya Allah, jauhkanlah aku dari pada kesalahan dan dosa sejauh antara jarak timur dan barat. Ya Allah bersihkanlah aku dari segala kesalahan dan dosa bagaikan bersihnya kain putih dari kotoran. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku dengan air, dan air salju yang sejuk".

Kedua bacaan doa iftitah itu boleh dipilih salah satu untuk menyempurnakan pahala dari salat kita

Editor: Asep Dadan Muhanda

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPRD Kota Cirebon Usulkan 4 Raperda Baru

Selasa, 28 Juni 2022 | 09:27 WIB