Gedong Duwur, Kemegahan Sejarah yang Terpinggirkan di Indramayu

- Kamis, 1 Agustus 2019 | 19:24 WIB
Gedong Duwur, salah satu peninggalan masa kolonialisme Belanda dan menjadi bangunan cagar budaya di Kabupaten Indramayu yang terpinggirkan.  (Erika Lia/Ayocirebon.com)
Gedong Duwur, salah satu peninggalan masa kolonialisme Belanda dan menjadi bangunan cagar budaya di Kabupaten Indramayu yang terpinggirkan. (Erika Lia/Ayocirebon.com)

 

INDRAMAYU, AYOCIREBON.COM--Berarsitektur gaya Eropa Gotik yang populer pada sekitar abad ke-17, sebuah bangunan cagar budaya di Jalan Mayor Dasuki, Desa Penganjang, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, dimanfaatkan sebagai lokasi pendidikan anak usia dini (PAUD).

Dikenal dengan nama Gedong Duwur, kemegahannya tampak mencolok di kawasan tempatnya berdiri. Bagaimana tidak, ketinggian bangunan ini melebihi bangunan lain di sekitarnya.

Kata Duwur sendiri berarti tinggi dalam bahasa Cirebon-Indramayu (Jawa). Dibangun pada 1901, bangunan yang bagian depannya menampakkan tiang-tiang besar sebagai penyangga utama itu, pernah digunakan sebagai kantor asisten residen pada era kolonialisme Belanda.

Ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya nasional melalui SK Menteri Nomor PM.58/PW.007/MKP/2010, struktur bangunan itu masih sama dengan aslinya. Tegel pun masih terpasang di lantai, dengan jendela maupun pintu dari kayu jati berukuran besar yang mengesankan superioritas.

Perubahan tampilan pada bangunan yang kini dimanfaatkan sebagai lokasi PAUD Lavender Kencana itu berupa cat bagian depan. Putih sebagai warna aslinya kini digantikan oranye.

AYO BACA : Pengembangan Pariwisata Cirebon Butuh Investor, Katon Tourism Expo 2019 Siap-siap Digelar

Kemegahan bagian depan Gedong Duwur, rupanya tak dijumpai pada bagian belakangnya yang terbuat dari pagar bilik bambu. Lubang dan kerusakan parah lain tampak pada pagar tersebut. Cat putihnya pun telah kusam, dengan kayu-kayu penyangga dan lantai yang telah lapuk.

Tak jauh dari bangunan utama, dijumpai pula sebuah bangunan lain yang merupakan bekas kantor KNIL. Ada pula deretan rumah yang dahulu digunakan sebagai asrama KNIL kala agresi militer Belanda pertama. Di samping kini asrama itu ditempati sejumlah anggota TNI, seluruh bangunan tersebut masih menampakkan keaslian.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Jadwal Vaksin di Cirebon Hari ini, 26 November 2022

Sabtu, 26 November 2022 | 08:08 WIB

Jadwal Vaksin di Indramayu Hari ini, 26 November 2022

Sabtu, 26 November 2022 | 07:43 WIB

Jadwal Vaksin di Cirebon Hari ini, 25 November 2022

Jumat, 25 November 2022 | 08:48 WIB

Jadwal Vaksin di Indramayu Hari ini, 24 November 2022

Kamis, 24 November 2022 | 08:47 WIB