Suhu Udara Tinggi Kembali Landa Cirebon, Simak Sebabnya

- Rabu, 20 November 2019 | 17:32 WIB
Ilustrasi -- sejumlah warga beraktivitas di luar ruangan menggunakan topi untuk menghindari sengatan matahari. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi -- sejumlah warga beraktivitas di luar ruangan menggunakan topi untuk menghindari sengatan matahari. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Wilayah Cirebon kembali dilanda suhu udara tinggi. Sampai kini, warga masih menanti datangnya musim hujan.

Saat ini, Wilayah Cirebon yang terdiri dari Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan, masih dilanda musim pancaroba (transisi) dari musim kemarau ke musim penghujan. Sayangnya, hingga Minggu ketiga November suhu udara masih tinggi di wilayah ini.

Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kertajati Kabupaten Majalengka, Devi Ardiansyah menyebutkan, suhu maksimum di Wilayah Cirebon terpantau di Kertajati pada 18 November 2019. Hari itu, suhu udara tercatat 39,1 derajat Celcius.

"Suhu maksimum pada Senin (18/11/2019) terpantau di Kertajati yang mencapai 39,1 derajat Celcius," katanya, Rabu (20/11/2019)

Selain di Kertajati, pemantauan dilakukan pula di dua titik lain se-Wilayah Cirebon, masing-masing Jatiwangi dan Cirebon. Di hari yang sama, suhu udara di Jatiwangi terpantau 38,7 derajat celcius, sedangkan di Cirebon mencapai 38,2 derajat celcius.

AYO BACA : Pascabom Medan, 74 Terduga Teroris Dibekuk

Suhu udara maksimum di Wilayah Cirebon pernah mencapai derajat tertinggi (39 derajat Celcius) pada 22 Oktober 2019. Suhu sempat menurunan menjadi 36-37 derajat celcius. Hanya, dalam beberapa hari terakhir, suhu udara kembali meningkat menjadi 38-39 derajat Celcius.

Dia menerangkan, suhu udara tinggi yang masih berlangsung di Wilayah Cirebon dipengaruhi posisi matahari. Selama September-Desember, matahari berada di selatan ekuator sehingga penyinaran matahari lebih maksimal.

Sebenarnya, lanjut dia, saat posisi matahari berada di selatan ekuator, Wilayah Cirebon mengalami musim hujan. Dengan begitu, penyinaran matahari terhalang tutupan awan sehingga terlalu panas seperti sekarang.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Jadwal Vaksinasi di Indramayu, 16 Mei 2022

Senin, 16 Mei 2022 | 07:54 WIB