Potret Warga Kertajati Majalengka, Mendulang Rupiah di Jalan Rusak

- Rabu, 3 Maret 2021 | 15:02 WIB
Turki menyiram permukaan Jalan Kertajati-Kadipaten, Kabupaten Majalengka, yang rusak agar tak berdebu. Di belakangnya, Nasim memegang ember bagi pelintas yang hendak berderma uang bagi mereka. (Ayocirebon.com/Erika Lia)
Turki menyiram permukaan Jalan Kertajati-Kadipaten, Kabupaten Majalengka, yang rusak agar tak berdebu. Di belakangnya, Nasim memegang ember bagi pelintas yang hendak berderma uang bagi mereka. (Ayocirebon.com/Erika Lia)

MAJALENGKA, AYOCIREBON.COM -- Akses jalan menuju Tol Cipali dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, rusak. Sejumlah warga memanfaatkannya untuk beroleh penghasilan.

Siang itu, panas terik membakar Jalan Kertajati-Kadipaten. Dua pria berdiri di antara kendaraan yang melintasi jalur menuju Gerbang Tol Kertajati, Tol Cipali, maupun BIJB Kertajati.

Seorang di antaranya, Nasim (45), berdiri di tengah jalan. Sebuah ember bekas cat bergantung di antara jari jemari salah satu tangannya.

Ember itu terjulur setiap kali pengendara tampak hendak memberinya uang. Sesekali denting uang koin yang beradu terdengar dari dalam ember, sesekali pula nyaris sunyi dan hanya terdengar gemericik halus bila pengendara menyerahkan uang kertas.

Setiap pengendara punya kesempatan memberikan uang sebab harus melaju perlahan. Dari lubang hingga permukaan yang tak rata di banyak titik sepanjang Jalan Kertajati-Kadipaten memaksa pengendara melambatkan lajunya.

Sekitar 2 meter di depan Nasim, pria lain, Turki (63), tak jarang menyerok air kecoklatan yang mengalir dari saluran di tepi jalan. Air itu lantas ia siramkan ke tengah jalan saat sepi pelintas.

"Buat ngurangin debu," jelas Nasim saat ditemui Ayocirebon.com, Selasa (2/3/2021).

Memang, air yang disiramkan Turki meredam tebaran debu di udara yang timbul setiap kali pengendara melewatinya. Titik yang diawasi Nasim dan Turki merupakan salah satu yang terparah.

Permukaan jalan tak rata dengan tonjolan batu di sana sini. Nyaris tiada lagi aspal yang melekat di antara batu dan pasir di titik itu.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Jadwal Samsat Keliling Majalengka, 27 Januari 2022

Kamis, 27 Januari 2022 | 05:25 WIB

Jadwal Pemadaman Listrik Kuningan, 26 Januari 2022

Rabu, 26 Januari 2022 | 05:35 WIB

Jadwal Pemadaman Listrik Kuningan, 26 Januari 2022

Rabu, 26 Januari 2022 | 05:35 WIB
X