Matahari Terbit dari Utara Bukan Tanda Kiamat?

- Minggu, 20 Juni 2021 | 12:06 WIB
ilustrasi matahari. (Ayocirebon.com/Kavin Faza)
ilustrasi matahari. (Ayocirebon.com/Kavin Faza)

JENEPONTO, AYOCIREBON.COM -- Koordinator Bidang Geofisika Potensial dan Tanda Waktu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Hendra Suarta memberi penjelasan terkait fenomena matahari-terbit-dari-utara">matahari terbit dari utara yang sempat terekam oleh warga di Kabupaten Jeneponto, Sulewase Selasan (Sulses), yang kemudian viral di media sosial. 

Menurut Hendra, fenomena matahari-terbit-dari-utara">matahari terbit dari utara bukanlah tanda-tanda kiamat. Tetapi, itu adalah gerak semu matahari dan berputarnya bumi pada sumbunya yang miring 23,5 derajat.

"Simulasi posisi matahari pukul 08.00 WITA di MAN Jeneponto berdasarkan video yang beredar menujukkan posisi matahari memang sedang di belahan utara. Dari rekonstruki simulasi ini, posisi matahari searah dengan posisi gedungnya. Tidak ada yang aneh dengan peristiwa viral tersebut. Sehingga tidak benar ini tanda-tanda kiamat," katanya, mengutip Republika, Minggu, 20 Juni 2021.

AYO BACA: Jadwal Gerhana Matahari yang Terlihat dari Indonesia Sampai Tahun 2100

Menurut Hendra, fenomena matahari-terbit-dari-utara">matahari terbit dari utara adalah peristiwa biasa, tidak ada yang aneh, karena terjadi setiap bulan Juni. Pada saat bulan Juni setiap tahun matahari berada di belahan bumi Utara puncaknya tanggal 21 Juni. Sehingga matahari tidak terbit di timur tapi terbit mendekati arah timur laut antara timur dengan utara.

"Hal ini terjadi karena gerak semu matahari atau peredaran bumi mengelilingi matahari. Nanti di setiap bulan Maret dan September, saat matahari di khatulistiwa, matahari baru akan terbit di timur," kata dia.

AYO BACA: Paparan Sinar Matahari Ternyata Bisa Tingkatkan Kadar Gula Darah 

Sebelumnya diketahui, seorang guru di Jeneponto, Sulawesi Selatan, merekam momen saat matahari-terbit-dari-utara">matahari terbit dari utara. Video berdurasi 3 menit 23 detik itu lalu menjadi viral di media sosial. Dalam video itu, pria yang diketahui sebagai guru sekolah tersebut menjelaskan, momen itu langka karena matahari seharusnya terbit dari timur.

“Melaporkan dari lokasi MAN Binamu. Sesuatu yang sangat aneh telah terjadi. Di mana matahari berada pada posisi di utara pagi ini pada hari kamis tanggal 17 Juni. Sekarang baru menjelang jam 8 matahari sudah berada pada posisi utara,” kata dia.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini